• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    OPTIMALISASI PERAN BADAN INTELIJEN NEGARA (BIN) DALAM MENGAWAL KEAMANAN NEGARA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMR 17 TAHUN 2011 TENTANG INTELIJEN NEGARA

    Thumbnail
    View/Open
    M RIDHO KOMPLIT.pdf (3.028Mb)
    Date
    2016-11-12
    Author
    MUHAMMAD RIDHO BUDIMAN, 15912041
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk membuka wawasan kita khususnya peranan intelijen sebagai garda terdepan keamanan nasional dalam rangka support pengambilan kebijakan.Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Apa hakekat fungsi intelijen dalam sebuah negara demokrasi khususnya sebagai support pengambilan kebijakan?, Bagaimanakah kendala Badan Intelijen Negara (BIN) dalam melaksanakan perannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara?, Bagaimana konsep ideal kedudukan BIN dalam negara hukum dan semokrasi di Indonesia?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif yaitu metode pendekatan yang mengkonsepsikan hukum sebagai norma, kaidah, asas atau dogma-dogma (yang seharusnya), disamping itu digunakan metode pendekatan konseptual. Data penelitian dikumpulkan melalui penelaahan data yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku-buku teks yang memiliki pandangan atau studi yang masih memiliki kaitan erat dengan judul yang diambil oleh penulis serta wawancara dengan para praktisi intelijen. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitis, yaitu menggambarkan dan menganalisis data sekunder berupa peraturan perundang-undangan. Hasil studi menunjukkan bahwa hakekat fungsi intelijen dalam sebuah negara demikrasi yaitu sebagai organisasi, ilmu pengetahuan dan kegiatan. Masih terdapat kendala baik yang bersifat yuridis maupun sosiologis Badan Intelijen Negara (BIN) dalam melaksanakan perannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 diantaranya mengenai penindakan, supervisi, penyadapan, koordinasi, penelusuran aliran dana, penggalian informasi dan kerjasama dengan pihak atau lembaga terkait yang cenderung melemahkan kedudukan BIN sebagai lini depan pertahanan dan keamanan nasional. Pada akhirnya penelitian ini melahirkan gagasan yang ideal mengenai konsep ideal optimalisasi kedudukan BIN dalam negara hukum dan demokrasi di Indonesia.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8991
    Collections
    • Master of Law [1560]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan (Evaluasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa Penggunaan Barang Milik Negara (BMN) pada Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan) 

      Tranggana, Tripta (Universitas Islam Indonesia, 2024)
      Program magang yang diadakan oleh Universitas Islam Indonesia memiliki tujuan untuk memberikan peluang kepada mahasiswa guna menerapkan pengetahuan yang telah mereka peroleh selama perkuliahan dalam konteks dunia kerja ...
    • Hubungan Jangka Panjang Dan Dinamis Jangka Pendek Pada Indeks Pasar Saham Negara Akibat Dampak Ledakan Amonium Nitrat (NH4NO3) Di Beirut, Lebanon (Sebuah Analisis Studi Peristiwa terhadap Indeks Pasar Saham Negara di Timur Tengah dan Indeks Pasar Saham Negara di Indonesia) 

      Fikri Irfan Adristi (Universitas Islam Indonesia, 2020-03-08)
      Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan jangka panjang dan dinamis jangka pendek pada indeks pasar saham utama di Negara Lebanon (BLSI), Israel (TA35), Yordania (AMGNRLX), Arab Saudi (TASI), dan Indonesia (IHSG) ...
    • DINAMIKA HUBUNGAN KEWENANGAN ANTARA PUSAT DAN DAERAH PASCA REFORMASI DALAM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (Studi tentang Diskursus Pilihan antara Negara Federal dan Negara Kesatuan) 

      HERYANSYAH, DESPAN (Program Studi Hukum Program Doktor Fakultas Hukum UII, 2020-07-25)
      Pengelolaan hubungan pusat dan daerah yang sentralistik pada masa orde lama dan orde baru, telah memunculkan kompleksitas masalah ketatanegaraan. Setidaknya, sistem ini telah melahirkan ketimpangan yang begitu besar ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV