| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Training terhadap
Green Innovation dengan mempertimbangkan peran mediasi Green Organizational
Culture dan Green Human Capital pada UMKM batik di Giriloyo, Bantul, Daerah
Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 125 responden pelaku UMKM,
kemudian data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation
Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Training
berpengaruh positif signifikan terhadap Green Innovation, Green Organizational
Culture, dan Green Human Capital. Selanjutnya, Green Human Capital terbukti
berpengaruh positif signifikan terhadap Green Innovation, sedangkan Green
Organizational Culture tidak berpengaruh signifikan. Dari sisi mediasi, Green
Human Capital berperan penting dalam menjembatani pengaruh Green Training
terhadap Green Innovation, sementara Green Organizational Culture tidak berfungsi
sebagai mediator. Temuan ini menegaskan bahwa Green Training dan Green Human
Capital merupakan faktor kunci dalam mendorong inovasi hijau, sementara budaya
organisasi hijau perlu diperkuat agar mampu memberikan kontribusi yang lebih
nyata. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penguatan kapasitas sumber daya
manusia melalui pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing dan
keberlanjutan UMKM batik. | en_US |