• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    REPRESENTASI MASKULINITAS DALAM WEB SERIES Analisis Semiotik Dalam Axelerate The Series & Malam Minggu Miko

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (47.15Kb)
    01 cover.pdf (82.31Kb)
    02 preliminari.pdf (893.5Kb)
    03 daftar isi.pdf (225.5Kb)
    04 abstract.pdf (300.4Kb)
    05.1 bab 1.pdf (161.9Kb)
    05.2 bab 2.pdf (852.9Kb)
    05.3 bab 3.pdf (752.5Kb)
    05.4 bab 4.pdf (202.2Kb)
    05.5 bab 5.pdf (223.9Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (438.2Kb)
    Date
    2019-09-27
    Author
    Rizky Adinata, 15321137
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Web series adalah bentuk tayangan program serial seperti serial televisi namun distribusinya berbasis website, baik melalui website dari sang produsen tersendiri atau melalui website berbasis konten video seperti YouTube dan Vimeo. (Williams. 2012: 3). Salah satunya Malam Minggu Miko (dirilis tahun 2012) disutradarai Raditya Dika yang berhasil menarik minat pengunjung hingga 1,6 juta kali dalam episode pertamanya.Hal ini pula membuat perusahaan Axe Indonesia (produk wewangian pria) membuat web series di Youtube dan websitenya berjudul Axelerate The Series” (2016) disutradarai Angga Dwimas Sasongko.Webseries ini tidak hanya mempromosikan produk Axe, namun juga merepresentasikan maskulinitas pria karir. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tentang bagaimana representasi maskulinitas pria dalam webseries Axelerate The Series (2016) dan Malam Minggu Miko (2012).Penelitian ini menggunakan teori maskulinitas yang dikemukakan Beynon, David, dan Brannon.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis semiotik pendekatan Roland Barthes yang dimana memahami tanda dan menghubungkan makna Denotasi dan Konotasi dalam web seriesdengan Mitos yang berkembang.Tanda dilihat darimise en scene, sinematografi, teknik editing, serta suara. Berdasarkan hasil penelitian pada kedua web series, ditemukan pada ketiga tokoh karakter maskulin yang sama yaitu dapat dipercaya, senang berkumpul dengan teman, berani mencoba hal baru, berpenampilan tidak berorientasi wanita, serta berani dalam mengambil resiko meskipun belum mengetahui apa yang akan dihadapi. Pada webseries Malam Minggu Miko ketiganya sama-sama merupakan pria maskulin yang sukses dalam berprestasi dan suka bersenang-senang bersama teman. Pada webseries Axelerate tidak ditemukan sesuatu yang bertentangan dengan karakter maskulinitas, namun pada Malam Minggu Miko ditemukan bahwa seorang pria juga dapat menangis untuk mengekspresikan perasaannya. Ditemukan Mitos pada kedua Web series yaitu Nilai Seorang Pria ditentukan oleh Apa yang Dia Lakukan dan Berapa Banyak yang Dia Hasilkan, Pentingnya Kepercayaan dan Harga Diri, Kuat dan Tenang Dalam Menghadapi Masalah, Berani Mengambil Resiko, Wanita dan jadi pendengar yang baik, Gaya Hidup dan Tren Busana, Jiwa Kebapakan (Fatherhood), Bersenang-senang Bersama Teman.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/18507
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV