• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA KAMPANYE OLEH CALON ANGGOTA LEGISLATIF DI YOGYAKARTA (Studi Deskriptif Kualitatif Kampanye Calon Anggota Legislatif di Kota Yogyakarta pada Pemilu Tahun 2019)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (131Kb)
    01 cover.pdf (55.10Kb)
    02 preliminari.pdf (287.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (53.05Kb)
    04 abstract.pdf (48.08Kb)
    05.1 bab 1.pdf (209.7Kb)
    05.2 bab 2.pdf (120.4Kb)
    05.5 bab 5.pdf (176.6Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (46.30Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (44.04Kb)
    08. naskah publikasi .pdf (286.4Kb)
    Date
    2019-08-22
    Author
    Rules Reliansyah Putra, 12321150
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Media sosial pada saat ini tidak hanya dipergunakan sebagai sarana komunikasi antar individu saja, akan tetapi juga dapat digunakan sebagai media kampanye dengan sasaran yang lebih luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai media kampanye oleh calon anggota legislatif di Kota Yogyakarta pada pemilu tahun 2019. Paradigma penelitian adalah konstruktivisme. Jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial sebagai media kampanye oleh calon anggota legislatif di Kota Yogyakarta pada pemilu tahun 2019 dipergunakan sebagai media untuk mendekatkan calon legislatif dengan masyarakat pemilihnya. Media sosial dijadikan media komunikasi untuk menginformasikan profil, kegiatan calon xv legislatif dan informasi seputar pemilu. Kampanye melalui media sosial juga mempermudah masyarakat untuk mengenal calon legislatif karena media sosial memiliki jangkauan yang luas dan mudah penggunaannya. Pemanfaatan media sosial belum dipergunakan secara maksimal oleh calon legislatif dikarenakan tidak adanya admin khusus yang mengelola. Informasi yang disampaikan pun kurang karena kesibukan dari calon legislatif dalam kegiatan kampanye konvensional sehingga kampanye media sosial hanya dijadikan sebagai pendukung bukan sebagai media yang utama untuk kampanye. Pemanfaatan media sosial sebagai sarana kampanye pemilu legislatif dilakukan pengawasan oleh Bawaslu. Hanya saja tidak semua akun untuk kampanye dilaporkan, hal ini dikarenakan mayoritas calon legislatif menggunakan akun media sosial pribadi untuk kampanye sehingga kontrol menjadi susah
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16536
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV