• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Minyak Atsiri dari Serai Wangi (Cymbopogon Nardus), Daun Cengkeh (Syzigum Aromaticum), dan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Sebagai Repellent Terhadap Hama Kutu Beras (Sitophilus Oryzae L)

    Thumbnail
    View/Open
    Jpg (232.3Kb)
    pdf (194.6Kb)
    pdf (633.4Kb)
    pdf (199.8Kb)
    pdf (208.7Kb)
    pdf (6.810Kb)
    pdf (193.4Kb)
    pdf (276.2Kb)
    pdf (331.6Kb)
    pdf (269.9Kb)
    pdf (257.8Kb)
    pdf (42.57Kb)
    pdf (268.9Kb)
    pdf (751.7Kb)
    Date
    2016-01-08
    Author
    Pratama, Mohammad Agung Maulidia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan uji efektivitas minyak atsiri serai wangi (Cymbopogon nardus), daun cengkeh (Syzigum aromaticum), dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap hama kutu beras (Sitopilus oryzae L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan minyak atsiri yang dapat berpengaruh terhadap penolakan hama kutu beras. Minyak atsiri didapat dengan metode penyulingan uap untuk minyak atsiri daun cengkeh, penyulingan uap-air untuk serai wangi, dan penyulingan air untuk minyak atsiri jeruk nipis. Rendemen minyak atsiri serai wangi, daun cengkeh, dan jeruk nipis yaitu 0,510, 2,278, 0,088%. Identifikasi GC-MS pada penelitian ini menunjukkan bahwa serai wangi memiliki senyawa dominan geriseril asetat (81,05%), minyak atsiri daun cengkeh memiliki senyawa dominan eugenol (63,47%), dan minyak atsiri jeruk nipis memiliki senyawa dominan limonene (36,32%). Uji aktivitas ini dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan dengan waktu pengamatan 24, 48, 72, dan 96 jam. Hasil uji aktivitas minyak atsiri serai wangi, cengkeh, dan jeruk nipis memiliki persentase penolakan dengan nilai 93%, 67% dan 60%. Selain itu, minyak atsiri cengkeh dan jeruk nipis memiliki nilai persentase mortalitas 27% dan 40%. Hal ini menunjukkan bahwa minyak atsiri serai wangi, daun cengkeh dan jeruk nipis memiliki daya repellent dan efek toxic terhadap hama kutu beras dan dapat digunakan sebagai repellent yang bersifat alami dan ramah lingkungan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/993
    Collections
    • Economics [2636]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV