• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    GADAI SYARIAH DI INDONESIA : IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP SYARIAH BAGI PENGEMBANGAN GADAI SYARIAH YANG BERKEADILAN

    Thumbnail
    View/Open
    DISERTASI 118.pdf (8.971Mb)
    Date
    2016-12-22
    Author
    ISKANDAR, 08932025
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Keuangan syariah, khususnya melalui gadai syariah, sesungguhnya bisa menjadi alternatif keuangan jangka pendek untuk menopang 98% usaha mikro di Indonesia. Akan tetapi, dalam praktiknya, terdapat persoalan yang masih menghambat perkernbangannya, seperti persoalan hukum, praktik, dan komitmen terhadap prinsip syariah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan, (1) Apakah sistem pegadaian di Indonesia telah menjadi sistem gadai yang berkeadilan? Jika belum, faktor apa saja yang menyebabkannya? (2) Bagairnanakah implementasi prinsip-prinsip syariah dalam praktik gadai syariah di Indonesia? (3) Bagaimanakah kerangka hukum gadai syariah yang berkeadilan untuk menopang kebutuhan sosio-ekonomi masyarakat? Penelitian ini berusaha menjawab keiiga pertanyaan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif kualitatif dan komparatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan historis-filosofis. Data-data dikurnpulkan dengan dua cara, yaitu: wawancara mendalam (dzep interview) terhadap informan kunci, yaitu praktisi gadai syariah; dan library research, yaitu dengan mengumpulkan referensi yang membahas tentang gadai syariah dan konvensional secara khusus, dan lembaga keuangan syariah pada urnumnya. Dengan menggunakan teori akad, maqashid, dan keadilan, penelitian ini berkesimpulan bahwa: gadai syariah di Indonesia belum sepenuhnya menjadi sistem gadai yang berkeadilan, karena lemahnya aturan hukum, ' sikap konsumen yang adverse selection, dan lemahnya komitmen terhadap prinsip syariah, sehingga layanan gadai syariah terkesan ekslusif. Untuk itu, diperlukan rekonstruksi sistem gadai syariah. Yaitu, dirnulai dengan membentuk formal property system, sehingga memungkinkan rakyat kecil mendapatkan layanan gadai syariah berbasis akad mudharabah, al-sha$atau gardhul hasan, ijarah, dan lain sebagainya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9444
    Collections
    • Doctor of Law [145]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV