• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Merayakan Multikulturalisme Semu (Praktik Multikulturalisme di Kampung Pecinan Kelurahan Kampung Dalam, Kabupaten Siak Sri Indrapura, Provinsi Riau)

    Thumbnail
    View/Open
    SKRIPSI.pdf (2.415Mb)
    Naskah Publikasi.pdf (571.3Kb)
    Date
    2018-07-23
    Author
    Budi Pranoto, 14321080
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Siak Sri Indrapura memiliki salah satu wilayah yang telah menjadi ikon wisata serta pernah menjadi pusat perekenomian bagi masyarakat sekitar, wilayah tersebut bernama China Town (Kampung Pecinan). Secara eksplisit wilayah Kampung Pecinan menjadi representasi keberagaman masyarakat, di mana wilayah tersebut telah berdiri dengan kokoh tiga bangunan tempat beribadah yakni Masjid, Gereja, dan Kelenteng. Kampung Pecinan berada di dalam wilayah Kelurahan Kampung Dalam yang memiliki komposisi masyarakat setidaknya dari lima etnis yakni Melayu, Tionghoa, Batak, Minangkabau, dan Jawa. Hal yang menarik untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi yang terjalin selama ini dan menelusuri bagaimana praktik multikulturalisme yang terjalin diantara masyarakat Kampung Pecinan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Komunikasi Antarbudaya, Teori Pluralisme Agama, dan Teori Kewarganegaraan Multikulturalisme. Melalui teori tersebut, peneliti melakukan analisis untuk mengetahui praktik multikulturalisme yang terjalin dan diperkuat dengan menggunakan paradigma kritis dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara serta observasi yang dilakukan kepada masyarakat Kampung Pecinan. Penelitian ini menemukan bahwa kondisi keberagaman dan keberagamaan masyarakat di Kampung Pecinan masih sebatas bangunan secara fisik, di mana proses komunikasi yang terjalin masih belum seutuhnya menjadi manifestasi dari sebuah wilayah yang heterogen. Di sisi lain, kondisi masyarakat yang hidup dalam satu wilayah bernama Kampung Pecinan ini diikat oleh beberapa kepentingan seperti kepentingan ekonomi dan wisata sehingga praktik multikulturalisme yang terjalin masih sebatas kesatuan pragmatis dan masih memiliki pelbagai permasalahan mendasar yang suatu saat dapat menjadi konflik jika tidak dilakukan upaya perbaikan, baik dari masyarakat maupun pemerintah setempat.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10043
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV