• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    IMPLEMENTASI AKAD MUSYARAKAH DAN PENERAPAN AGUNAN PADA BANK RAKYAT INDONESIA SYARIAH (BRI SYARIAH) DI BANDAR LAMPUNG

    Thumbnail
    View/Open
    Implementasi Akad Musyarakah pada BRI Syariah di Bandar Lamp.pdf (1.906Mb)
    Date
    2017-09-28
    Author
    M. RHYZA LEONARDO H, 15921025
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penggunaan Akad Musyarakah telah lazim digunakan dalam praktek perbankan syariah, tidak terkecuali di Bandar Lampung. Konsep musyarakah dalam fiqih muamalah mengalami pergeseran pada beberapa aspek penting ketika konsep ini di implementasikan pada operasionalisasi Bank Syariah. Beberapa inkonsistensi lainnya terdapat pada praktik perbankan syariah yang das sein dan das sollen nya berbeda. Dalam hal ini Bank Syariah mengalami dilematis karena harus mematuhi hukum positif tetapi juga tetap wajib melaksanakan kepatuhan syariah (shariah complient). Produk musyarakah tidak sesuai dengan prinsip awal dari musyarakah itu sendiri sehingga dinilai hanya berupa pelabelan (labeling) saja dari pihak bank dan keharusan untuk memberikan jaminan yang tidak sesuai dengan firman Allah QS. Al-Baqarah (2) ayat 282-283. Pelaksanaan akad musyarakah dalam perbankan syariah membutuhkan praktik Notaris dalam pembuatan aktanya. Saat proses pembuatan akta akad musyarakah dilakukan dalam bentuk pembiayaan yang berbasis bagi hasil maka terjadilah kontradiksi bagi pemasangan jaminan berupa agunan yang berbasis hutang yang dilakukan oleh Notaris. Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi akad musyarakah dan penerapan agunan pada Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) di Bandar Lampung dan memaparkan konsekuensi hukum gagal bayar oleh nasabah (syarik). Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan normatif-empirik dengan menganalisis studi kasus hukum normatif berupa produk perilaku hukum Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, pertama: Implementasi akad musyarakah dan penerapan agunan Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) di Bandar Lampung secara normatif sudah sesuai dengan standar struktur unsur-unsur terpenuhinya sebuah akad pada umumnya namun secara substansi terdapat beberapa penyimpangan yakni kedudukan para pihak yang tidak setara, tidak ada penangguhan saat pembayaran jatuh tempo, cara penghitungan nisbah yang tetap dan ditentukan di awal akad. Kedua: penyelesaian gagal bayar oleh nasabah (syarik) pada BRI Syariah di Bandar Lampung mengutamakan jalur non litigasi yakni musyawarah antara pihak bank dan nasabah. Konsekuensi gagal bayar mengharuskan agunan yang dijaminkan oleh nasabah akan dilelang untuk melunasi pembiayaan yang diberikan bank.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8811
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV