• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS PUTUSAN HAKIM PADA TINDAK PIDANA ANAK DI PENGADILAN NEGERI YOGYAKARTA, SLEMAN DAN BANTUL DENGAN PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE SEBELUM BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK

    Thumbnail
    View/Open
    GALUH DIAN LAKSMIAWATY.pdf (430.6Kb)
    Date
    2016-11-10
    Author
    GALUH DIAN LAKSMIAWATY, 13912012
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip restorative justice sudah diterapkan meskipun belum secara sah dapat diberlakukan sesuai dengan undangundang Nomor 11 Tahun 2012. Dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala oleh hakim dalam proses penerapan prinsip restorative justice sebelum secara sah dapat diberlakukan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah prinsip restorative justice sudah diterapkan pada perkara anak tahun 2011 – 2013 meskipun belum secara sah dapat diberlakukan sesuai dengan yang tercantum dalam undang-undang Nomor 11 Tahun 2012. Dan faktor-faktor yang menjadi kendala oleh hakim dalam proses penerapan prinsip restorative justice sebelum secara sah dapat diberlakukan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis normatif. Hasil penelitian mengenai analisis restorative justice dalam putusan hakim pada tindak pidana yang dilakukan oleh anak di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Sleman Dan Bantul sebelum berlakunya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem eradilan Pidana Anak menunjukkan bahwa proses penyelesaian perkara anak yang berhadapan dengan hukum di Pengadilan sudah mengarah pada konsep restorative justice, dengan kata lain nilai-nilai yang dimiliki oleh konsep ini sudah diterapkan dalam putusan hakim di Pengadilan,seperti yang ditemui dalam 7 salinan putusan pengadilan, satu putusan telah memenuhi indikator-indikator secara keseluruhan yangterdapat pada konsep restorative justice, danlima putusan diantaranya sudah mengarah ke indikiator-indikator yang dimiliki oleh konsep ini walaupun belum secara keseluruhan memenuhi indikator dan nilai-nilai di dalamnya, sedangkan satu putusan tidak dapat diterapkan,karena konsep ini juga memiliki batasan-batasan terhadap tindak-tindak pidana tertentu. Lambatnya pemerintah Indonesia menanggapi permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum ini menjadi kendala terbesar pada proses penyelesaian perkaranya, yaitu kendala pada kebijakan formulatif.Tidak tercantumnya metode penyelesaian tindak pidana anak dengan metode restorative justice pada saat itu membuat hakim tidak dapat melaksanakan pendekatan ini secara keseluruhan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8758
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV