| dc.description.abstract | Penelitian ini akan menjelaskan tentang proses “peran partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat di Kabupaten Deli Serdang” yang dilakukan oleh Partai Politik Demokrat, Partai Golongan Karya (GOLKAR), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di tahun 2008 s/d 2011, beserta efektivitas, hambatan, faktor pendukung partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus melalui wawancara mendalam dan dokumentasi tertulis kepada Narasumber. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa pada prakteknya pemberian pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat belum sepenuhnya/ belum maksimal dilakukan oleh partai politik tersebut. Dalam konteks ini, pragmatisme bersumber dari dua hal. Pertama, faktor internal partai politik yaitu masalah dana, waktu, sikap pesimisme serta ketidakpercayaan/ trush masyarakat. Kedua, faktor eksternal, yaitu budaya politik masyarakat yang sangat berpengaruh dengan tidak percayanya kepada persepsi elit partai politik maupun partai politik itu sendiri terhadap kecenderungan pilihan publik/ masyarakat karena dianggap tidak pro rakyat. | en_US |