Show simple item record

dc.contributor.authorBUDI WANDANI, 11912663
dc.date.accessioned2018-07-16T11:08:19Z
dc.date.available2018-07-16T11:08:19Z
dc.date.issued2013-07-20
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8665
dc.description.abstractPenelitian ini akan menjelaskan tentang proses “peran partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat di Kabupaten Deli Serdang” yang dilakukan oleh Partai Politik Demokrat, Partai Golongan Karya (GOLKAR), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di tahun 2008 s/d 2011, beserta efektivitas, hambatan, faktor pendukung partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus melalui wawancara mendalam dan dokumentasi tertulis kepada Narasumber. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa pada prakteknya pemberian pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat belum sepenuhnya/ belum maksimal dilakukan oleh partai politik tersebut. Dalam konteks ini, pragmatisme bersumber dari dua hal. Pertama, faktor internal partai politik yaitu masalah dana, waktu, sikap pesimisme serta ketidakpercayaan/ trush masyarakat. Kedua, faktor eksternal, yaitu budaya politik masyarakat yang sangat berpengaruh dengan tidak percayanya kepada persepsi elit partai politik maupun partai politik itu sendiri terhadap kecenderungan pilihan publik/ masyarakat karena dianggap tidak pro rakyat.en_US
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.subjectPendidikan politiken_US
dc.subjectPartai politiken_US
dc.subjectDemokrasien_US
dc.titleASPEK YURIDIS PERAN PARTAI POLITIK DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN POLITIK KEPADA MASYARAKAT (Studi Terhadap Pendidikan Politik Oleh Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera di Kabupaten Deli Serdang)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record