Penerapan Prinsip Piercing the Corporate Veil dalam Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (Studi Kasus Putusan No. 19/Pdt.G/2023/PN SDJ jo. Putusan No. 708/Pdt/2023/PT SBY)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sengketa antara PT Bank OCBC NISP dan PT
Hair Star Indonesia (HSI). Kasus ini bermula dari pengalihan saham dan
mundurnya pengurus tanpa izin dari bank. Tindakan ini dilakukan sebulan sebelum
PKPU atas tagihan kecil di tengah kondisi perusahaan yang sehat, mengindikasikan
rekayasa kepailitan. Pertimbangan hukum dalam putusan sengketa tersebut dinilai
terlalu formalistik karena mengabaikan rangkaian kronologi yang memenuhi unsur
penerapan PCV sebagaimana Pasal 3 ayat (2) UU PT. Penelitian ini merupakan
penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan
konseptual, dan pendekatan kasus. Objek yang dikaji adalah Putusan No.
19/Pdt.G/2023/PN SDJ j.o. Putusan No. 708/Pdt/2023/PT SBY serta peraturan
yang memuat aturan hukum mengenai doktrin PCV. Bahan hukum yang digunakan
adalah bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan teknik pengumpulan studi
kepustakaan, Penelitian ini menggunakan pengelolaan dan analisis data bahan
hukum analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan majelis hakim
dalam perkara a quo berpandangan bahwa doktrin PCV tidak dapat diterapkan
dengan alasan perjanjian kredit hanya mengikat entitas badan hukum dan para
tergugat tidak menandatangani jaminan perorangan (personal guarantee). Majelis
hakim mengabaikan fakta mengenai kronologi kasus yang memenuhi unsur
penerapan PCV. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah Majelis Hakim
seharusnya berpandangan bahwa doktrin PCV tetap dapat diterapkan walaupun
tidak ada jaminan perorangan. Ketelitian dan kehati-hatian Majelis Hakim
khususnya dalam menginterpretasikan parameter iktikad buruk diperlukan sebagai
dasar penembusan tirai korporasi.
Collections
- Law [3916]
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Kedudukan serta Perlindungan Hukum Hak dan Kewajiban Nasabah sebagai Syarik dalam Akad Musyarakah di Bank Syariah
Fadhel (Universitas Islam Indonesia, 2026)Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah kedudukan nasabah sebagai syarik dalam pembagian hak, kewajiban, dan risiko pada akad musyarakah serta bentuk perlindungan hukum yang proporsional terhadap nasabah. ... -
Perlindungan Hukum Konsumen atas Produk Tidak Terkirim dalam Transaksi Online melalui Endorsement Influencer di Media Sosial
Gifani, Muhammad Meizar (Universitas Islam Indonesia, 2026)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi konsumen atas produk yang tidak terkirim dalam transaksi online melalui endorsement influencer serta mengetahui tanggung jawab pelaku usaha. Rumusan ... -
Dissenting Opinion Hakim Dalam Putusan Permohonan Poligami Bagi Pns (Analisis Hukum Terhadap Putusan Poligami Nomor 14/Pdt.G/2021/Pa.Blu Di Pengadilan Agama Bolaang Uki Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam)
RISKI LUTFIA FAJRIN (UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA, 2023-04)Poligami adalah perkawinan seorang suami dengan lebih dari seorang istri dalam waktu yang bersamaan. Dalam perspektif hukum Islam, poligami dibatasi maksimal empat orang isteri. Ada dua ayat pokok yang dapat dijadikan ...
