| dc.description.abstract | Transformasi digital merupakan strategi penting bagi perbankan untuk meningkatkan
kualitas layanan dan efisiensi operasional. Salah satu aspek dari transformasi ini adalah
4
migrasi layanan mobile banking dari BSI Mobile ke BYOND oleh Bank Syariah Indonesia
(BSI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan operasional, strategi manajemen
operasional, serta dampak migrasi layanan digital terhadap efektivitas operasional dan
kepuasan nasabah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi.
Informan penelitian terdiri dari customer service, tim IT, nasabah yang telah melakukan
migrasi, dan nasabah yang belum melakukan migrasi. Data dianalisis menggunakan analisis
tematik melalui reduksi data, pengkodean, penyajian data, dan pen arikan kesimpulan.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama migrasi meliputi verifikasi data,
proses aktivasi aplikasi, dan adaptasi pengguna terhadap sistem baru. BSI menerapkan
strategi sosialisasi, edukasi, pendampingan nasabah, dan peningkatan sistem keamanan
aplikasi untuk mengatasi masalah ini. Migrasi BYOND memberikan dampak positif terhadap
efisiensi operasional, kemudahan transaksi, dan kepuasan nasabah. Hal ini menunjukkan
bahwa penerapan prinsip Total Quality Management (TQM), yang terutama berfokus pada
layanan pelanggan dan perbaikan berkelanjutan, sangat penting dalam mendorong
keberhasilan transformasi digital di Bank Syariah Indonesia. | en_US |