| dc.description.abstract | Perkembangan teknologi digital mendorong perusahaan menyesuaikan strategi
bisnisnya, termasuk pergeseran pasar dari Business to Consumer (B2C) menuju
Business to Business (B2B). PT Tourezia Cakra Inspira sebagai perusahaan tour
dan event organizer berbasis MICE telah memanfaatkan media digital dalam
pemasaran dan komunikasi pelanggan, namun pengelolaan hubungan pelanggan
dan strategi digitalnya belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis strategi bisnis B2B PT Tourezia Cakra Inspira melalui
pendekatan Business Model Canvas(BMC), dengan fokus pada customersegments,
value proposition, channels, dan customer relationships. Penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui
observasi selama kegiatan magang, wawancara mendalam, dan dokumentasi
aktivitas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Tourezia Cakra
Inspira berhasil melakukan transformasi pasar dari B2C ke B2B dengan
memperkuat proposisi nilai layanan berbasis kebutuhan organisasi klien. Namun,
pemanfaatan saluran digital masih terbatas sebagai media informasi dan branding,
serta pengelolaan hubungan pelanggan belum didukung sistem Customer
Relationship Management (CRM) yang terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa keberhasilan strategi bisnis B2B tidak hanya ditentukan oleh kemampuan
perusahaan dalam menciptakan nilai, tetapi juga oleh kemampuan mengelola
komunikasi digital dan hubungan pelanggan secara terstruktur. Oleh karena itu,
perusahaan perlu mengembangkan strategi digital yang lebih terintegrasi untuk
mendukung efektivitas pemasaran dan hubungan bisnis jangka panjang dengan
klien B2B. | en_US |