| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sumber daya manusia dalam mewujudkan
petani mida sebagai upaya regenerasi petani tebu di Indonedia. Latar belakang penelitian ini
didasari oleh kondisi petani tebu yang saat ini didominasi oleh usida lanjut serta rendahnya minat
generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian, yang berpotensi mengancam keberlanjutan
produksi tebu nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Informan
penelitian ini terdiri dari pihak perusahaan, petani senior, dan petani muda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan sumber daya manusia petani muda masih
menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek kompetensi teknis, pengalaman praktis, serta
kesiapan mental dan motivasi. Selain itu, terdapat hambatan yang berasal dari faktor individu,
structural, dan sosial, seperti keterbatasan akses pembiayaan, lahan, serta persepsi negatif
terhadap sektor pertanian. Meskipun demikian, generasi muda memiliki potensi besar dalam hal
adaptasi teknologi dan kemampuan manajerial yang dapat mendukung transformasi pertanian
modern.
Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pertisipasi generasi muda meliputi penguatan
kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, penyediaan akses pembiayaan, serta
pendekatan berbasis peluang ekonomi dengan menonjolkan profitabilitas usaha tani. Peran
kelembagaan khususnya PT Sinergi Gula Nusantara, menjadi kunci dalam mendukung proses
regenerasi melalui program pengembangan sumber daya manusia dan digitalisasi pertanian.
Dengan pendekatan yang terintegrasi regenerasi petani tebu diharapkan dapat terwujud secara
berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan dan daya saing industri gula nasional. | en_US |