| dc.description.abstract | Penelitian magang ini mengkaji efektivitas strategi promosi digital Hypermart Pakuwon
Mall Yogyakarta dalam memengaruhi minat dan perilaku konsumen, serta menelaah
kualitas pelayanan dan koordinasi internal perusahaan. Permasalahan utama yang dikaji
berkaitan dengan optimalisasi penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, respons
konsumen terhadap konten digital, kendala digitalisasi, serta konsistensi pelayanan di
lingkungan ritel modern. Penelitian ini memanfaatkan teori Integrated Marketing
Communication (IMC), Technology Acceptance Model (TAM), Stimulus-Organism-
Response (SOR), dan SERVQUAL untuk menganalisis hubungan antara promosi digital,
penerimaan konsumen, dan kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan adalah
penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen, karyawan,
dan konsumen, dilengkapi observasi langsung selama kegiatan magang. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa promosi digital melalui Instagram memberikan pengaruh positif
terhadap minat beli dan perilaku pembelian, termasuk terjadinya impulse buying. Namun,
ditemukan kendala berupa keterbatasan integrasi digital, ketidaksesuaian informasi
produk, serta koordinasi lintas divisi yang belum optimal. Kualitas pelayanan dinilai baik
oleh sebagian besar konsumen, tetapi masih terdapat ketidakkonsistenan pada aspek
responsivitas. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan digitalisasi, peningkatan
kompetensi SDM, dan penyelarasan koordinasi internal dalam mendukung efektivitas
promosi dan kepuasan pelanggan. | en_US |