• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Management
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Management
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Strategi Pemasaran Business To Business (B2B) Pt Telkom Witel Yogyakarta sebagai Upaya Membangun Awareness Pelanggan Pada Adopsi Platform Pijar Telkom di Sekolah-sekolah Wilayah Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    21311388.pdf (3.558Mb)
    Date
    2025
    Author
    Muhadin, Nasrullah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi strategi pemasaran Business to Business (B2B) yang diterapkan pleh PT Telkom Witel Yogyakarta sebagai upaya membangun awareness pelanggan institusional dalam rangka mendorong adopsi platform digital pendidikan, Pijar Telkom, di sekolah-sekolah wilayah Yogyakarta. Pentingnya awareness fungsional menjadi tahap penting dalam proses pengambilan keputusan adopsi teknologi oleh lembaga pendidikan. Konsep strategi B2B, diferensiasi produk, dan tahapan brand awareness digunakan sebagai landasan teoritis untuk menguji upaya perusahaan dan respon pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap Account Manager PT Telkom Witel Yogyakarta sebagai pihak penyedia produk digital pendidikan dan perwakilan dari enam sekolah sebagai pihak pelanggan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran B2B Telkom didominasi oleh pendekatan formal Top-Down (melibatkan Dinas Pendidikan) untuk legitimasi dan didukung strategi berbasis pengalaman (trial dan pilot project) untuk membangun awareness fungsional. Diferensiasi produk Pijar Telkom (didukung infrastruktur data center Telkom, harga per sekolah, dan service center 24 jam) menjadi keunggulan kompetitif. Namun, efektivitas strategi ini dalam mencapai adopsi penuh masih terhambat oleh tingkat awareness yang tidak merata, keterbatasan anggaran dan infrastruktur sekolah, serta adanya kepuasan pelanggan terhadap platform pesaing yang telah digunakan. Proses keputusan adopsi di sekolah bersifat kolektif, hierarkis, dan sangat sensitif terhadap jaminan dukungan teknis serta layanan after-sale berkelanjutan dari vendor. Secara keseluruhan, strategi B2B Telkom efektif dalam menciptakan kesadaran awal (Brand Recognition), tetapi perlu memperkuat relationship marketing dan pendampingan pasca-sosialisasi untuk mengatasi hambatan internal pelanggan dan mengkonversi awareness menjadi adopsi penuh.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61844
    Collections
    • Management [5349]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV