• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Notary
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Notary
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peluang Penerapan Hak Cipta Sebagai Jaminan Fidusia Dalam Sistem Hukum Jaminan Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    23921036.pdf (1.187Mb)
    Date
    2025
    Author
    Ramadhan, Ksatria Dwi Putra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia menunjukkan potensi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui kontribusi karya intelektual yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti hak cipta. Namun, salah satu kendala utama bagi pelaku industri kreatif adalah keterbatasan akses pembiayaan dari lembaga keuangan. Hal ini disebabkan karena sebagian besar pelaku usaha kreatif tidak memiliki aset fisik yang dapat dijadikan jaminan, sementara kekayaan intelektual yang mereka miliki belum sepenuhnya diakui dan dimanfaatkan sebagai aset ekonomi yang bernilai. Dalam konteks ini, pemanfaatan hak cipta sebagai objek jaminan fidusia menjadi peluang strategis untuk memperkuat ekosistem pembiayaan berbasis kekayaan intelektual di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kedudukan Hak Cipta sebagai Objek fidusia merupakan benda bergerak yang tidak memiliki wujud fisik, hak cipta dapat dipindahtangankan kepemilikannya secara penuh ataupun sebagian. Oleh karena itu, hak cipta dapat dimanfaatkan sebagai jaminan fidusia karena telah memenuhi kriteria sebagai objek jaminan, dengan batasan hanya pada aspek hak ekonominya. Terdapat juga faktor yuridis yang mempengaruhi keengganan bank untuk menerima Hak Kekayaan Intelektual sebagai objek jaminan fidusia yaitu belum adanya kepastian eksekusi/mekanisme lelang yang belum praktis untuk aset tak berwujud, manajemen risiko dan asas kehati-hatian Bank (prudential concerns), tidak adanya peraturan teknis dari Otoritas Jasa Keuangan, ketiadaan standar valuasi dan profesi appraisal yang mapan untuk HKI, dan belum adanya penghargaan masyarakat Indonesia terhadap Hak Cipta.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60180
    Collections
    • Master of Public Notary [99]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV