| dc.contributor.author | Caswito | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-09T07:03:28Z | |
| dc.date.available | 2025-12-09T07:03:28Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/59050 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis praktik penentuan awal masa
iddah di kalangan masyarakat Islam di pesisisr antara sebagian Kabupaten
Cirebon dan Kabupaten Brebes, khususnya dalam kasus pernikahan yang terjadi
dalam masa iddah setelah perceraian hidup atau cerai mati, dan (2) menganalisis
faktor-faktor yang mempengaruhi kasus pernikahan dalam masa iddah di wilayah
pesisir Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Brebes. Metode penelitian yang
digunakan adalah sosiolegal, Pendekatan yuridis sosiologis adalah menekankan
penelitian yang bertujuan memperoleh pengetahuan hukum secara empiris
dengan jalan terjun langsung ke obyeknya yaitu mengetahui budaya hukum di
masyarakat Islam pesisir Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Brebes dalam
melakukan pernikahan masa iddah. Data penelitian dikumpulkan dari responden
dan narasumber dengan teknik wawancara mendalam dan observasi serta data
sekunder yang dikumpulkan dari berbagai literatur hukum dan non hukum
melalui teknik studi pustaka. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa
praktik pernikahan dalam masa iddah di masyarakat Islam pesisir Kabupaten
Cirebon dan Kabupaten Brebes dalam menghitung masa iddah lebih mengikuti
cara pandang masyarakat yang mengikuti pandangan (pendapat) tokoh agama.
Faktor utama yang mempengaruhi masyarakat kurangnya pengetahuan di
masyarakat mengenai hukum positif yang berlaku di negara Indonesia, cara
pandang yang di ikuti oleh masyarakat adalah fikih mazhab yang di sampaikan
oleh tokoh agama, hal ini berdampak dalam menghitung masa iddah perceraian
dimulai suami melanggar sighot taklik talak perhitungan semacam ini
bertentangan dengan ketentuan di dalam Undang-undangan No.1 tahun 1974 jo.
No. 16 tahun 2019 tentang perkawinan dan UU Peradilan agama ( UU No. 7
tahun 1989 jo UU No. 3 tahun 2006 jo UU No. 50 tahun 2009). | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Penentuan Awal Masa Iddah | en_US |
| dc.subject | Masyarakat Islam pesisir Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Brebes | en_US |
| dc.subject | Hukum Positif | en_US |
| dc.title | Praktik Pernikahan dalam Masa Iddah di Masyarakat Islam Pesisir Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Brebes | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 18932003 | |