Show simple item record

dc.contributor.authorFaadhilah, Indri
dc.date.accessioned2025-09-29T06:49:51Z
dc.date.available2025-09-29T06:49:51Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57931
dc.description.abstractPenulisan tesis ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan Notaris-PPAT dalam membuat akta peralihan hak atas tanah dan menganalisis perlindungan hukum Notaris-PPAT atas pemanggilan dan pengambilan akta peralihan hak atas tanah oleh penyidik. Terdapat 2 rumusan masalah dalam penelitian ini. Pertama, bagaimana kewenangan Notaris-PPAT dalam membuat akta peralihan hak atas tanah. Kedua, bagaimana perlindungan hukum Notaris-PPAT atas pemanggilan dan pengambilan akta peralihan hak atas tanah oleh penyidik. Penelitian menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan statue approach, conseptual approach, dan case approach. Hasil penelitian ini terdiri dari. Pertama, Notaris- PPAT berwenang dalam membuat akta peralihan hak atas tanah, dan akta tersebut memiliki keabsahan sebagaimana diatur dalam UUJN-P. Kedua, terdapat perlindungan hukum Notaris-PPAT atas pengambilan akta peralihan hak atas tanah dan pemanggilan yang dilakukan oleh penyidik yang melanggar UUJN-P. Penelitian ini memiliki saran, pertama, secara khusus hakim dalam perkara ini harus meninjau ulang dan mencermati kewenangan Notaris-PPAT yang diatur dalam UUJN-P dan PP 24/2016. Kedua, bagi penyidik, penuntut umum dan jajarannya wajib untuk mematuhi ketentuan dalam UUJN-P.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectNotaris-PPATen_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectPemanggilan dan Pengambilan Aktaen_US
dc.titlePerlindungan Hukum Notaris-ppat Atas Pengambilan Akta Peralihan Hak Atas Tanah dan Pemanggilan Oleh Penyidik (Studi Putusan Praperadilan Nomor 08/Pid.Pra/2024/PN.Plg)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM2292102


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record