| dc.description.abstract | Seiring perkembangan industri kopi di Yogyakarta yang semakin kompetitif, membangun
brand identity yang kuat menjadi kunci untuk menciptakan diferensiasi dan keunggulan bersaing.
Transformasi era digital telah menjadikan media sosial, khususnya Instagram, sebagai instrumen
strategis dalam pemasaran, terutama dalam membangun identitas merek yang autentik. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh salah satu
pemain bisnis kopi di Yogyakarta, Toko Kopi Oetama, dalam membangun identitas merek melalui
pendekatan brand culture. Dengan pendekatan penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan
melalui observasi dan wawancara dengan delapan informan hang mencakup pemilik, manajer,
content creator, dan pelanggan toko kopi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko
Kopi Oetama membangun identitas mereknya dengan mengintegrasikan elemen budaya lokal.
Pendekatan brand culture diterapkan melalui berbagai aspek, seperti desain bangunan yang
mengadopsi elemen arsitektur Taman Sari, penggunaan nilai dan simbol budaya, serta penerapan
bahasa dan konsep pelayanan yang merefleksikan identitas lokal. Media sosial Instagram
digunakan sebagai saluran komunikasi utama untuk menyampaikan pesan kepada konsumen dan
stakeholder terkait nilai dan makna budaya yang menjadi identitas merek toko kopi yang diteliti.
Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana brand culture dapat menjadi strategi
berkelanjutan untuk membangun identitas merek di era digital, khususnya bagi pelaku usaha
kuliner yang ingin menonjolkan keunikan budaya lokalnya. | en_US |