Show simple item record

dc.contributor.authorAprianti, Melly
dc.date.accessioned2024-10-23T07:25:46Z
dc.date.available2024-10-23T07:25:46Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53035
dc.description.abstractSistem jaminan sosial dirancang untuk memberikan perlindungan sosial yang memastikan setiap individu dapat memenuhi kebutuhan dasar yang layak. Namun, pada tahun 2022, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan hanya mencakup kurang dari 50% tenaga kerja di Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan Program PERISAI guna menjangkau calon peserta di daerah-daerah yang sulit diakses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan upaya BPJS dalam meningkatkan serta mempertahankan kepesertaan segmen Bukan Penerima Upah (BPU) melalui pendekatan strategi pemasaran STP, Bauran Pemasaran 7P, Kesadaran Merek, dan peran Agen PERISAI. Metode yang digunakan adalah analisis data kualitatif deskriptif dengan wawancara narasumber untuk memperoleh data secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi "PERISAI" terbukti cukup efektif dalam meningkatkan kepesertaan BPU yang dapat terlihat dari keberhasilan untuk mengakuisisi dan komunikasi lebih interaktif dan intensif dengan peserta. Selain itu, ditemukan juga jika BPJS Ketenagakerjaan masih perlu perhatian lebih untuk meningkatkan kesadaran merek dikarenakan sebagian dari Bukan Penerima Upah (BPU) tidak cukup familiar dengan BPJS Ketenagakerjaan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSistem Jaminan Sosialen_US
dc.subjectBPJS Ketenagakerjaanen_US
dc.subjectBukan Penerima Upah (BPU)en_US
dc.subjectAgen PERISAIen_US
dc.titleAgen Perisai Sebagai Agent Middleman untuk meningkatkan Kesadaran Merek BPJS Ketenagakerjaan dan Jumlah Kepesertaan Pada Peserta Bukan Penerima Upah (BPU)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20311517


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record