| dc.contributor.advisor | Prof. Dr., Ni'matul Huda, S.H., M.Hum. | |
| dc.contributor.author | Ramadhan, Binar Diyan | |
| dc.date.accessioned | 2017-12-04T16:53:33Z | |
| dc.date.available | 2017-12-04T16:53:33Z | |
| dc.date.issued | 2017-03-08 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/4712 | |
| dc.description.abstract | Studi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi objektif Perlindungan hukum terhadap
pembeli rumah di kabupaten sleman, yaitu di perumahan Merapi Regency. Rumusan
masalah yang diajukan yaitu: Bagaimana perlindungan hukum para pihak penjual dan
pembeli perumahan Merapi Regency di Kabupaten Sleman?; Bagaimana Penyelesaian
hukum jika salah satu pihak tidak melakukan kewajiban?. Metode pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris, artinya selain menekankan pada
hukum dalam peraturan juga menekankan pada berlakunya hukum tersebut dalam
masyarakat. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi pustaka maupun
wawancara terhadap sebuah lembaga peradilan umum yang menyelesaikan sengketa
antara pembeli rumah dengan pelaku usaha dalam hal ini Pengadilan Negeri Sleman.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif - kualitatif yaitu dengan cara
menganalisis masalah yang ada dengan teori-teori hukum kemudian dijadikan dalam
bentuk kalimat. Hasil studi ini menitikberatkan mengenai kasus gugatan wanprestasi
sebuah badan hukum yaitu PT. Sarwo Indah yang bergerak di bidang pengembangan
perumahan (selaku tergugat) melawan beberapa pembeli (selaku penggugat) yang
dirugikan karena kelalaian pelaku usaha yang berdomisili di Kabupaten Sleman,
Yogyakarta. Adanya bentuk wanprestasi ini di karenakan pemenuhan hak-hak pembeli
tidak dipenuhi yaitu berupa tidak diserahkannya sertifikat tanah dan bangunan. Bentuk
perlindungan hukum bagi pembeli rumah ini dapat disimpulkan secara normatif diatur
dalam Pasal 7 yang menjelaskan tentang kewajiban pelaku usaha dan Pasal 19
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Bentuk
perlindungan hukum bagi pembeli tidak terbatas pada undang-undang semata
melainkan termuat dalam Surat Perjanjian Pembelian Rumah dan Tanah dari PT.
Sarwo Indah yang disepakati oleh kedua belah pihak dan Putusan Pengadilan Negeri
Sleman yang telah berkekuatan hukum tetap. Penyelesaian dalam hal wanprestasi yang
dilakukan oleh pihak pengembang perumahan, atas tindakannya ini, pihak pembeli
merasa dirugikan, sehingga pihak pembeli mengajukan gugatan perdata dan selesaikan
melalui jalur litigasi di Pengadilan Negeri Sleman. | id |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | id |
| dc.subject | perlindungan hukum pembeli | id |
| dc.subject | perumahan | id |
| dc.subject | Pengadilan Negeri Sleman | id |
| dc.title | Pengaturan Otonomi Daerah Pasca Reformasi (Studi Terhadap Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999, Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, Dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah) | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | en_US |