• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Strategi Komunikasi Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Riau Dalam Mempromosikan Festival Subayang Sebagai Upaya Menarik Wisatawan

    Thumbnail
    View/Open
    18321211.pdf (3.679Mb)
    Date
    2022-05-16
    Author
    DHIYAA PUTRI INDRASWARI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Riau merupakan salah satu provinsi dengan potensi kepariwisataan yang sangat besar di Indonesia. Dengan wilayah yang cukup luas, tidak dipungkiri Provinsi Riau memiliki segudang kekayan wisata berupa destinasi, tradisi, kuliner dan festival yang beraneka ragam. Salah satu festival yang cukup dikenal di Provinsi Riau adalah Festival Subayang, festival ini memiliki rangkaian acara unik dan menarik sehingga perlu dipromosikan untuk dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Dinas Pariwisata Provinsi Riau memiliki strategi khusus dalam mempromosikan produk pariwisata di daerah Riau, terutama pada Festival Subayang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau pada Festival Subayang di masa pandemi serta untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat yang ada dalam proses strategi yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi serta wawancara kepada narasumber yang berkompeten terkait dengan aktivitas pemasaran Festival Subayang yaitu Dinas Pariwisata Provinsi Riau, setelah itu barulah dilakukan analisis data dari data-data yang telah penulis kumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan Dinas Pariwisata Provinsi Riau dalam memasarkan Festival Subayang kepada khalayak telah menggunakan elemen bauran pemasaran (marketing mix) dan promotion mix. Implementasi tersebut dapat dilihat dari pemanfaatan media periklanan cetak, media luar ruangan serta media elektronik, peran CBC sebagai pusat promosi pariwisata terpadu, pemanfaatan jaringan whatsapp group untuk berinteraksi dengan para calon wisatawan dan aktivitas penjualan personal lewat expo, both-both, serta pameran di situasi normal. Selain itu, dalam praktik promosi Dinas Pariwisata Provinsi Riau memiliki sebuah strategi yang dikenal dengan POSE (paid media, owned media, social media dan endorser). Adapun faktor pendukung yang dimiliki oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau yaitu melakukan kolaborasi dengan komunitas dalam proses pelaksanaan event dan aktivitas pemasaran. Sedangkan faktor penghambat yang ditemukan yaitu persaingan antar daerah dalam penawaran produk pariwisata seperti event yang tinggi membuat pihak Dinas Pariwisata Provinsi Riau harus mampu bersaing dengan daerah lain.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/38526
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV