• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemaknaan Fashion Thrift Sebagai Komunikasi

    Thumbnail
    View/Open
    17321112.pdf (2.293Mb)
    Date
    2021-09-21
    Author
    DINA RYNDUNING FIRDAUSI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fashion dan pakaian digunakan sebagai penyampaian pesan non verbal tentang diri seseorang kepada orang lain. Maraknya Thrifting yang terjadi saat ini membuat beberapa penyuka fashion mulai beralih dan mengulik lebih dalam tentang fashion Thrift. Bagi orang awam, Thrift hanyalah sekedar barang-barang bekas yang dipandang sebelah mata, namun beberapa individu memiliki pandangan berbeda terhadap Thrift terutama dalam fashion dan menilai bahwa Thrift bukan hanya sekedar barang bekas. Hal itu juga membuat bagaimana penyuka fashion Thrift mengkomunikasikan diri mereka ketika mengenakan fashion Thrift. Berbagai macam anggapan tentang Thrift menarik perhatian peneliti untuk mengulik lebih dalam pemaknaan fashion sebagai komunikasi dalam fashion Thrift. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling dimana peneliti melakukan wawancara dengan para informan yang mengenal dan mengenakan fashion Thrift. Peneliti melakukan observasi dan wawancara dengan para informan secara online. Dari hasil penelitian ini, menjawab rumusan masalah, peneliti menemukan bukti bagaimana pemaknaan fashion sebagai komunikasi pada fashion Thrift dengan lima konsep fashion studies: (1) Emblems of the soul, dengan menunjukkan identitas ketika mengenakan fashion Thrift. (2) The language of fashion, fashion adalah suatu hal yang penting dan bisa membawa dampak positif terhadap orang lain. (3) Use value, bukan hanya sekedar mengenakan, namun juga memaknai setiap pakaian Thrift yang dikenakan. (4) Fashion and clothing are form of non-verbal communication in that they do not use spoken or written, fashion dan pakaian termasuk komunikasi non verbal, mengenakan fashion Thrift untuk tampil berbeda dari orang lain. (5) A culture of spectacle, adanya rasa kepuasan tersendiri karena munculnya fashion statement dilingkungan Thrift.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37167
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV