Strategi Komunikasi Pemasaran Radio UTY FMedari Dan Radio JIZ FM Dalam Menarik Pengiklan Dan Pendengar (Studi Deskriptif Kualitatif Strategi Komunikasi Pemasaran Radio UTY FMedari dan Radi JIZ FM dalamMenarik Pendengar dan Pengiklan)
Abstract
Miranda Fikarina. 05331085. Strategi Komunikasi Pemasaran Radio UTY
FMedari dan Radio JIZ FM dalam Menarik Pengiklan dan Pendengar.
Skripsi Sarjana. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Psikologi dan
Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia. 2012.
Penelitian ini membahas mengenai strategi komunikasi pemasaran yang
dilakukan oleh radio UTY FMedari dan radio JIZ FM dalam menarik pengiklan
dan pendengar di DIY dan untuk mendiskripsikan peluang dan hambatan yang
dihadapi oleh radio UTY FMedari dan radio JIZ FM dalam menarik pengiklan
dan pendengar di DIY. Penelitian ini menganut paradigma kontruktivisme dan
menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini
didapatkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan
pada bulan November 2011–Maret 2012.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menarik pihak pengiklan maka
pihak perusahaan melakukan paduan pemasaran. Untuk menarik pendengar maka
strategi yang dilakukan oleh radio UTY FMedari Yogyakarta adalah dengan
membuat program yang dapat untukmenarik pendengarnya. Sesuai dengan
segmentasi dari radio yaitu remaja dan anak muda. Oleh karena itu program yang
banyak disiarkan adalah program musik. Untuk menarik pengiklan maka
dilakukan dengan menawarkan kepada perusahaan ataupun produsen untuk dapa t
mengiklankan produk/jasanya di radio JIZ FM. Apabila melakukan cara ini maka
pihak perusahaan membuat proposal penawaran yang diajukan kepada
perusahaan-perusahaanatau biro iklan.
Untuk menarik pendengar maka radio JIZ FM membuat program
penyiaran yang disesuikan dengan segmen yang ada. Radio JIZ FM lebih fokus di
segmen anak muda yaitu yang berusia antara 16-24 tahun. Radio JIZ FM sendiri
mempunyai acara yang difavoritkan atau acara yang menjadi unggulan yaitu acara
Semangat Pagi. Peluang yang dimiliki oleh radio UTY FMedari adalah pada saat
ini perkembangan teknologi radio sedang berkembang pesat. Hambatan yang
dimiliki oleh radio UTY FMedari Yogyakarta adalah berupa terbatasnya dana
operasional untuk melakukan promosi ataupun melakukan proses produksi siaran.
Peluang yang dimiliki oleh radio JIZ FM Yogyakarta adalah memiliki coverage
area yang cukup luas yaitu di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Peluang bagi
radio JIZ FM Yogyakarta bertambah dikarenakan pada saat ini banyak investor
yang melirik untuk berbisnis radio. Hambatan yang dimiliki oleh radio JIZ FM
Yogyakarta adalah berupa minimnya dana operasional.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran, Pengiklan, Pendengar, Radio
UTY FMedari, Radio JIZ FM
Collections
- Communication [1422]
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Analisis Produksi Program Radio Komunitas pada Program Musik (Studi Deskriptif Progam Musik di Radio Love Jogja FM dan Radio Wijaya FM
Bumi, Rahmawati Cindar (Universitas Islam Indonesia, 2017-03-15)RahmawatiCindar Earth 09321069. Community Radio Program Production Analysis On Music Program (Qualitative Descriptive Study Program in Radio Love Music &WijayaJogjaFmFm). Bachelor Thesis.Communication Studies Program, ... -
STRATEGI KREATIF PROGRAM HIBURAN RADIO SWASTA DALAM MERAIH PENDENGAR DI SALATIGA (Studi Deskriptif Program “Salatiga Bergoyang” Radio Zenith FM dan “Leyeh-Leyeh Campursari” Radio Elisa FM)
SulthonSalamuddin Kuncoro, 12321180 (UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA, 2018-03-28)Radio Zenith dalam rangka menjaring pendengar, menyiapkan kreatif rancangan program yang diberi nama Salatiga Bergoyang dengan kreatif konten Lagu Dangdut dan kreatif Media siaran dengan Bigo Live. Radio Elisa dalam rangka ... -
KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU RADIO SWASTA DI YOGYAKARTA DALAM MEMPEROLEH PENGIKLAN DENGAN KONTEKS B2B (Studi Kasus Radio Swaragama FM dan Radio Geronimo FM)
Pretisya Rahmani, 14321050 (Universitas Islam Indonesia, 2019-01-02)Dari waktu ke waktu, peran radio masih sangat penting. Persaingan memperebutkan “kue iklan” semakin sengit seiring makin menjamurnya media. Televisi masih powerful dan internet mulai menyita perhatian pengiklan. Maka dari ...
