• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Metode Sorogan Dalam Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Kelas VIII Di MTs Yayasan Pembangunan Islam Pakem Sleman Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (222.0Kb)
    02 preliminari.pdf (347.1Kb)
    03 daftar isi.pdf (102.2Kb)
    04 abstract.pdf (111.2Kb)
    05.1 bab 1.pdf (175.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (231.6Kb)
    05.3 bab 3.pdf (122.5Kb)
    05.4 bab 4.pdf (360.3Kb)
    05.5 bab 5.pdf (86.75Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (168.6Kb)
    07.1 lampiran 1-.pdf (30.90Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (85.98Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (426.3Kb)
    Date
    2019-09-23
    Author
    Faidzla, Nabella
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan mengungkap 1) bagaimana implementasi metode sorogan dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MTs YAPI Pakem Sleman Yogyakarta. 2) Mengungkap kendalakendala dalam implementasikan dan 3) menjelaskan dampak dari implementasi metode sorogan tersebut bagi peserta didik. Penelitian ini diterapkan pada MTs. Yapi Pakem, Sleman Yogyakarta, dan merupakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII, kepala sekolah, guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadist. Objek penelitian ini berupa model penanaman implementasi metode sorogan. Teknik yang digunakan dalam menentukan subjek penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu memiliki kriteria tertentu yang dapat memperkuat alasan seseorang menjadi subjek penelitiannya. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan metode sorogan yang diimplementasikan di madrasah tersebut. Khususnya untuk mata pelajaran Alquran Hadits tidak dijalankan secara konsisten dalam hal tahapan-tahapan metode sorogan umumnya; santri menghadap satu persatu kepada kyai/ustadz menyetor hafalan mereka. Di Mts yapi ada kalanya peserta didik maju satu persatu, namun terkadang maju secara kelompok dan tiap kelompok terdiri dari 3-5 orang. Hal ini disebabkan durasi waktu yang tidak memadai. Sedangkan sistem evaluasi dilakukan dengan cara safahi (ujian Lisan) dan tertulis. Kendala-kendala yang dihadapi guru; Pertama, kemampuan peserta didik yang berbeda-beda. Ada yang memiliki dayahafal tinggi, namun ada pula sebaliknya. Metode sorogan membutuhkan daya hafal yang tinggi, mereka yang tidak memiliki daya hafal yang baik, akan tertinggal pelajaran. Kedua, kondisi kelas menjadi berisik. Kondisi Ini jelas mengganggu dan menjadi kendala tersendiri. Ketiga, durasi waktu. Dengan belajar face to face dengan guru, maka banyak waktu akan dihabiskan. Waktu yang tersedia tidak memungkinkan. Keempat, adanya peserta didik yang kurang mahir membaca tulisan Arab, sehingga kesulitan menghafal. Terkait dampak yang dihasilkan sangat positif. Hal tersebut didasarkan pada tes safahi dan tertulis. Secara kualitas maupun kuantitas terus meningkat. Selain itu mereka lebih termotivasi belajar dan menghafal. Anak terkondisikan belajar. Indikasi lainnya dicermati dari meningkatnya jumlah peserta didik mengikuti perlombaan tahfidz untuk MTs tingkat Kabupaten Sleman.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16756
    Collections
    • Islamic Education [1217]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV