• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    REAKSI GEGAR BUDAYA ORANG ASING TERHADAP BUDAYA INDONESIA DALAM WEBTOON “NEXT DOOR COUNTRY”

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (184.0Kb)
    02 preliminari.pdf (1.039Mb)
    03 daftar isi.pdf (465.7Kb)
    04 abstract.pdf (391.4Kb)
    05.1 bab 1.pdf (1.915Mb)
    05.2 bab 2.pdf (859.9Kb)
    05.3 bab 3.pdf (1.991Mb)
    05.4 bab 4.pdf (1.117Mb)
    05.5 bab 5.pdf (285.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (589.1Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (3.011Mb)
    Date
    2019-04-26
    Author
    CHYNTIA DEVI, 15321188
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana fenomena gegar budaya yang dialami orang asing pada webtoon “Next Door Country” karya Aditiya Wahyu Budiawan. Penelitian ini menjadi menarik dikarenakan tergolong baru dan masih sedikit yang meneliti terkait semiotika pada komik online. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes untuk menganalisis denotasi, kontasi dan mitos yang terdapat dalam episode-episode webtoon, serta menggunakan teori gegar budaya sebagai bagian dari komunikasi lintas budaya dan komik sebagai bagian dari media komunikasi massa. Webtoon yang merupakan perkembangan dari teknologi media komunikasi massa dan gegar budaya yang merupakan hambatan dari komunikasi lintas budaya. Subjek yang digunakan pada penelitian ini ialah terdiri dari tiga episode dalam webtoon yaitu; episode 134 “Salaman”, episode 168 “Penangkal”, dan episode 169 “Umur”. Dari ketiga episode tersebut diambil sebanyak empat hingga enam potongan gambar yang secara spesifik memperlihatkan ekspresi wajah orang asing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan menghasilkan data deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah ekspresi wajah yang diluapkan oleh orang asing ketika berhadapan dengan kebiasaan dan tradisi budaya di Indonesia merupakan bentuk pengungkapan emosi untuk mengekspresikan emosi yang dirasakannya akibat dari fenomena gegar budaya yang dialaminya dalam prosesnya xvii selama menerima dan memahami budaya baru. Selama proses gegar budaya terjadi mereka akan melewati empat fase yaitu; fase optimistic, fase crisis, fase recovery, dan fase penyesuaian. Selain itu, tradisi budaya yang beraneka ragam di Indonesia menjadi pemicu utama orang asing tersebut mengalami rasa gegar budaya. Memiliki sifat kedewasaan, percaya diri, dan mau beradaptasi dengan lingkungan budaya baru menjadi tolak ukur sejauh mana keberhasilan orang asing tersebut dalam berkomunikasi lintas budaya dengan masyarakat Indonesia.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/15449
    Collections
    • Communication [1430]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV