• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    BANDUNG CULTURE AND TOURISM CENTER PERANCANGAN BANGUNAN PUSAT BUDAYA DAN PARIWISATA DENGAN PENERAPAN EKOWISATA BERBASIS KOMUNITAS

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (419.0Kb)
    02 preliminari.pdf (1.565Mb)
    03 daftar isi.pdf (429.4Kb)
    04 abstract.pdf (291.1Kb)
    05.1 bab 1.pdf (2.097Mb)
    05.2 bab 2.pdf (20.49Mb)
    05.3 bab 3.pdf (4.643Mb)
    05.4 bab 4.pdf (2.675Mb)
    05.5 bab 5.pdf (1.476Mb)
    05.6 bab 6.pdf (187.8Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (408.6Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (83.88Mb)
    Date
    2019-02-07
    Author
    Fredy Mahendra, 14512139
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bandung adalah salah satu kota besar di Indonesia dan memiliki perkembangan pembangunan kota yang tinggi. Perkembangan ini selaras dengan peningkatan wisatawan yang datang ke Kota Bandung, sehingga diperlukan fasilitas yang dapat mengakomodasi kebutuhan wisatawan. Namun perkembangan ini juga memiliki permasalahan jika dilihat dari sisi lingkungan, salah satunya adalah Urban Heat Island (UHI). UHI adalah sebutan suatu keadaan dimana suhu di perkotaan lebih tinggi daripada daerah pinggiran di sekitarnya. Pembangunan kota Bandung yang mayoritas adalah berbasis komunitas, dapat menjadi langkah dalam mencapai solusi tersebut. Komunitas yang dapat menjadikan aktivitasnya sebagai solusi untuk masalah UHI adalah komunitas yang berfokus pada lingkungan dan seni budaya. Konsep dalam kolaborasi dengan aktivitas komunitas ini menggunakan pendekatan ekowisata. Konsep ekowisata ini ditujukan untuk dapat mengurangi suhu ruang luar. Konsep ini diterapkan dalam bangunan dengan integrasi sistem bangunan yang hemat energi, pemanfaatan kembali air limbah dari bangunan, dan penanaman beberapa jenis tanaman bertujuan untuk produksi sayur dan pelestari ekosistem setempat. Kuantitas penurunan suhu ruang luar ini diuji menggunakan software Envi-Met. Uji desain yang dilakukan berkesimpulan bahwa perancangan bangunan ini dapat berpengaruh pada penurunan suhu ruang luar sebesar 0,05 – 0,83 derajat Celcius.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13667
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV