• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    MODALITAS DAN KONFLIK TANAH ULAYAT (MODALITAS NINIK MAMAK DALAM PROSES MEDIASI KONFLIK TANAH ULAYAT DALAM LEMBAGA KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) DI NAGARI MUARO BODI KECAMATAN IV NAGARI KABUPATEN SIJUNJUNG PROVINSI SUMATERA BARAT)

    Thumbnail
    View/Open
    Naskah Publikasi.pdf (833.4Kb)
    Skripsi.pdf (1.852Mb)
    Date
    2019-01-15
    Author
    AJENG DWI OSAKI, 13321100
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ajeng Dwi Osaki. Proses Mediasi Konflik Sengketa Tanah Ulayat oleh Lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN) Di Nagari Muaro Bodi Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat. Skripsi Sarjana. Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya. Universitas Islam Indonesia. 2017. Tanah ulayat merupakan salah satu bentuk dari harta pusaka tinggi dari masyaralat Minangkabau yang sering menimbulkan konflik. Maka dari itu, Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana mekanisme mediasi konflik sengketa tanah ulayat yang dilakukan dalam lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN) selaku lembaga adat yang ada di nagari Muaro Bodi Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat. Kemudian, untuk mengetahui apa saja modalitas yang dimiliki oleh ninik mamak yang menjadi penopang dalam mencapai keberhasilan dalam proses mediasi konflik tanah ulayat di lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN) di Nagari Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan paradigma kritis. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumen. Ada beberapa teori yang dipakai dalam penelitian ini, diantaranya: mediasi, lapangan (field) dan modalitas (capital) serta konflik tanah ulayat. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ninik mamak memenuhi keempat modal yang dikemukakan oleh Bourdieu, diantaranya: modal ekonomi (uang dan aset), modal budaya (kompetensi/integritas), modal sosial (relasi sosial) dan modal simbolik (reputasi, citra dan jabatan). Kemudian peneliti juga menemukan beberapa faktor yang menyimpang dari pada modalitas yang seharusnya dimiliki oleh ninik mamak diantaranya: regenerasi, kelalaian, pragmatism, dan konflik baru.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13616
    Collections
    • Communication [1430]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV