• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    MULTIKULTURALISME DI BANTEN LAMA (Komunikasi Lintas Budaya Antara Etnis Tionghoa dan Jawa Serang Dalam Isu Kerukunan Umat Beragama di Kawasan Banten Lama)

    Thumbnail
    View/Open
    Skripsi Nadya Annisa 14321003 pdf.pdf (2.575Mb)
    NASKAH PUBLIKASI nadya pdf.pdf (782.6Kb)
    Date
    2018-08-28
    Author
    Nadya Annisa, 14321003
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Banten telah berdiri satu kerajaan dengan sebutan Kesultanan Banten, etnis Tionghoa di Banten memiliki pola kebudayaan yang berasal dari Negeri Cina. Vihara Avalokistevara terletak di Kecamatan Kasemen Wilayah Banten Lama membuktikan bahwa penganut agama yang berbeda dapat hidup berdampingan dengan damai tanpa konflik. Rumusan permasalahan ini adalah bagaimana praktek komunikasi lintas budaya dan Multikulturalisme antara etnis Tionghoa dan Jawa Serang dalam Isu Kerukunan Umat Beragama di Kawasan Banten Lama serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana praktek komunikasi lintas budaya dan Multikulturalisme antara etnis Tionghoa Jawa Serang dalam Isu Kerukunan Umat Beragama di Kawasan Banten Lama Teori yang digunakan untuk mendukung penelitian ini yaitu komunikasi antarbudaya, multikulturalisme dan pluralisme. Metode Penelitian yang digunakan oleh penelitian dalam melaksanakan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menganut paradigma konstruktivisme. Adapun sampel yang dijadikan narasumber yang menjadi sumber informasi berfokus kepada tokoh masyarakat, masyarakat etnis Tionghoa dan Jawa Serang. Pemilihan narasumber peneliti menggunakan tekhnik purposive sampling, teknik ini mencakup orang-orang yang diseleksi atas dasar kriteria-kriteria tertentu yang dibuat peneliti berdasarkan tujuan penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa praktek komunikasi lintas budaya dan praktek multikulturalisme antara etnis Tionghoa dan Jawa Serang dalam Isu Kerukunan Umat Beragama di Kawasan Banten Lama sangat baik dengan adanya kesadaran untuk saling menghargai dan menghormati, tidak adanya ketegangan menimbulkan konflik yang sering terjadi dewasa ini dilatarbelakangi oleh perbedaan agama. Praktik tersebut didasarkan pada nilai-nilai esensial multikulturalisme yaitu nilai tentang kesetaraan/kesederajatan, keadilan, dan nilai tentang interaksi sosial yang berkualitas baik. Masyarakat Kp. Pamarican di Banten Lama mampu menjalankan proses integrasi maupun akomodasi dengan menyediakan ruang untuk hidup serta pemenuhan hak-hak mendasar bagi para penduduk Tionghoa memberikan kesempatan untuk menjalankan aktivitas kultural khas seperti perayaan Imlek dan hari-hari besar lainnya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10769
    Collections
    • Communication [1430]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV