• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Kritis terhadap Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Perspektif Hukum Islam

    Thumbnail
    View/Open
    16913084 Rendika Aris Yudhanto.pdf (7.187Mb)
    Date
    2020
    Author
    16913084 Rendika Aris Yudhanto
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mempunyai tema tentang usia minimal untuk dapat melakukan perkawinan khususnya bagi perempuan dengan meninjau Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Karena ternyata usia minimal untuk dapat melaksanakan pernikahan di Indonesia mempunyai dampak yang berbanding terbalik dengan tujuan perkawinan menurut Undang-Undang Perkawinan dan Hukum Islam. Rumusan masalah yang diambil adalah dengan melihat pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim Mahkamah Konstitusi dalam uji materi atas pasal yang dianggap bermasalah dalam Undang-Undang Perkawinan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menurut hukum Islam. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yang mempunyai orientasi sejalan dengan tujuan ditetapkannya syarī'ah, yaitu maqāṣid asy-syarī'ah, maṣlaḥah mursalah dan sad aż-żarī'ah. Jenis penelitian adalah studi pustaka dengan sifat deskriptif analisis yang menggunakan pendekatan multidisiplin, yuridis, sosiologis, sejarah, psikologi, sosiologi dan antropologi. Sumber data yang digunakan adalah primer berupa Undang-Undang dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia minimal untuk dapat melangsungkan pernikahan bagi laki-laki dan perempuan tidak harus berbeda demi persamaan di depan hukum dan terhidarnya kaum perempuan dari segala bentuk diskriminasi. Hal ini lebih mendekatkan kepada tujuan perkawinan dalam membentuk keluarga yang sakīnah mawaddah waraḥmah, bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa. Kata kunci: Usia, Umur, Minimal, Perkawinan, Pernikahan, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, Nomor 1 Tahun 1974, Putusan Mahkamah Konstitusi 22/PUU-XV/2017
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/30722
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • PERBANDINGAN PENGATURAN PEMBUBARAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI KEMASYARAKATAN DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI KEMASYARAKATAN MENJADI UNDANG-UNDANG 

      Khoulud beby bestiani, 14410219 (Universitas Islam Indonesia, 2018-04-19)
      UU No.17 tahun 2013 tentang Ormas dalam perkembanganya sudah tidak memadai lagi untuk menjawab persoalan hukum yang ada sehingga Pemerintah mengeluarkan Perppu No.2 tahun 2017 tentang Ormas yang telah disahkan menjadi UU ...
    • KONFIGURASI POLITIK DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DALAM PROSES PERSETUJUAN PERATURAN PEMERITAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG MENJADI UNDANG-UNDANG (Studi Atas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat) 

      YUKALYPTA RIDWAN, 11410095 (Universitas Islam Indonesia, 2018-09-06)
      Studi ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konfigurasi partai politik yang terjadi dalam pembahasan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun ...
    • ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 42/PUU/XIII/2015 MENGENAI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI DAN WALIKOTA MENJADI UNDANG-UNDANG (DALAM STUDI PERSPEKTIF ETIKA DAN KEPASTIAN HUKUM) 

      GARNIS LEILA PUSPITA, 1410235 (Universitas Islam Indonesia, 2018-12-13)
      Studi ini bertujuan untuk mengetahui alasan diajukannya permohonan judicial review terkait Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 serta Konstruksi hukum Mahkamah Konstitusi dalam mengeluarkan putusan MK No 42/PUU/XIII/2015 dilihat ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV