• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Komodifikasi Budaya Pasar Mingguan di Kabupaten Magelang: Studi Kasus Pasar Kebon Watu Gede

    Thumbnail
    View/Open
    16321108 Mohammad Rizky Emir.pdf (4.405Mb)
    Date
    2020
    Author
    16321108 Mohammad Rizky Emir
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Emir, Mohammad Rizky. 2020. Komodifikasi Budaya Pasar Mingguan di Kabupaten Magelang: Studi Kasus Pasar Kebon Watu Gede. Skripsi. Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Indomesia. Latar belakang masalah penelitian ini berawal dari munculnya konsep pasar-pasar tradisional yang mengkomodifikasi dengan kebudayaan daerah setempat, dalam hal ini kebudayaan masyarakat Jawa. Salah satu pasar yang dipilih dalam penelitian ini adalah Pasar Kebon Watu Gede, yang dibentuk oleh para pemuda Karang Taruna Ta’dhin Jetak Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pasar ini muncul dengan mengusung tema tradisional dengan harapan menciptakan suasana yang lebih inovatif demi mewujudkan kemajuan kebudayaan nasional di Indonesia, dengan tujuan untuk membuat pasar tersebut lebih menarik untuk dikunjungi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komodifikasi budaya yang ada di Pasar Kebon Watu Gede. Penelitian ini menggunakan metode etnografi budaya yang disesuaikan dengan masalah penelitian, yaitu berfokus pada ekonomi politik, komodifikasi, dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data yang dikumpulkan dari hasil observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah pengelola, penjual, dan pengunjung Pasar Kebon Watu Gede. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi perubahan pada mata pencaharian, tingkat pendidikan, dan pelestarian seni serta tradisi leluhur. Perubahan tersebut terjadi karena dorongan ekonomi, dan berbagai faktor lain salah satunya yaitu peran tokoh-tokoh perintis serta dukungan dari lembaga terkait. Keberadaan Pasar Kebon Watu Gede telah memberikan dampak positif kepada masyarakat setempat, dibuktikan dengan perekonomian masyarakat yang mengalami peningkatan sejak Pasar Kebon Watu Gede berkembang menjadi desa wisata, karena hampir tidak ada pengangguran di wilayah dengan konsep pemberdayaan masyarakat setempat. Beberapa dampak positif lainnya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, makin eratnya keakraban dan kerukunan antar warga dengan adanya berbagai kegiatan di desa wisata Pasar Kebon Watu Gede, dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam pelestarian budaya leluhur dengan menjaga seni dan tradisi peninggalan para leluhur. Kata Kunci: komodifikasi, budaya, pasar tradisional
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/30433
    Collections
    • Communication [1434]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV