Analisis Penerapan Metode House Of Quality Untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Pada Rumah Sakit Umum Emanuel Banjarnegara
Abstract
Perusahaan jasa sebagai suatu sistem yang terdiri dari sistem oprasi jasa
dan sistem penyajian jasa. Sistem oprasi jasa itu sendiri adalah saat dimana
input diproses dan elemen produk di ciptakan, sedangkan sitem penyajian jasa
adalah penggabungan akhir dari elemen-elemen yang ada sampai dengan
penyajian jasa kepada konsumen. Unsur pelayanan dan fasilitas merupakan
faktor utama keberhasilan suatu perusahaan jasa sebab konsumen lebih terkesan
pada pelayanan yang menyertai penyajian suatu jasa di banding jasa itu sendiri.
Perusahaan jasa yang dimaksud disini adalah Rumah Sakit. Kemajuan
dan keberhasilan Rumah Sakit dimulai dari kualitas yang diberikan kepada
pasien. Pada saat ini justru ada kecendrungan dalam jasa Rumah Sakit dimana
pemilihan fasilitas yang bersifat tangibles (fasilitas fisik ) maupun intangible
menjadi prioritas utama dalam pemilihan suatu rumah sakit. Konsumen yang
datang mempunyai tujuan untuk mendapatkan jasa pelayanan kesehatan pada
Rumah Sakit yang di pilih dengan harapan memberikan pelayanan kepadanya
secara memuaskan. Oleh karena itu pihak manajemen Rumah Sakit harus bisa
memahami dan mengetahui faktor-faktor yang dapat memberikan kepuasan
serta mengerti kebutuhan dan keinginan konsumen.
Rumah Sakit Umum Emanuel merupakan Rumah Sakit swasta yang
bergerak dalam bidang jasa pelayanan kesehatan.Tujuan Rumah Sakit itu
sendiri bukan semata-mata menghasilkan laba melainkan lebih mengutamakan
kepentingan dan kepuasan pasien.
Dalam hal ini penulis mencoba meneliti dengan menggunakan metode
House Of Quality mengenai apakah palayanan yang diberikan oleh pihak
Rumah Sakit sudah sesuai dengan apa yang di harapkan oleh konsumen atau
teripta kepuasan konsumen.Alat analisis yang di gunakan adalah analisis
deskriptif yang sebelumnya diadakan kuisioner kepada konsumen atau pasien
dan karyawan rumah sakit,kemudian kita buat bagan house of quality, setelah
itu dijelaskan mengenai hubungan antara bagan yang satu dengan yang lain,
sehingga akan diketahui mengenai apakah pelayanan yang di berikan pihak
rumah sakit sudah sesuai dengan apa yang di harapkan oleh konsumen ataupun
sebaliknya.
Dari hasil analisis data dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat
beberapa kesesuaian dan beberapa kesulitan, yang mana kesulitan perlu di
perbaiki agar pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit bisa sesuai
dengan yang di harapkan konsumen sehingga kepuasan konsumen dalam hal ini
pasien dapat tercapai.
Collections
- Management [5353]
