• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM PERJANJIAN JUAL BELI ROKOK ELEKTRIK DI KOTA YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    BURNING AKBAR ANDHIKA.pdf (1.092Mb)
    Date
    2018-08-10
    Author
    Akbar Andhika Prasetya, 14410611
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berjudul PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM PERJANJIAN JUAL BELI ROKOK ELEKTRIK DI KOTA YOGYAKARTA. Adanya penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya transaksi rokok elektrik di Kota Yogyakarta yang dijual secara bebas oleh pelaku usaha. Rokok elektrik sendiri biasanya didatangkan ke indonesia secara Impor.Kurangnya Informasi dari pelaku usaha dan tidak adanya informasi yang jelas dalam paket pembelian rokok elektrik sering membuat konsumen rokok elektrik merasa kebingungan. Karena tidak adanya informasi yang jelas sering konsumen rokok elektik di kota yogyakarta yang mengalami kasus kerusakan pada rokok elektrik yang konsumen beli. Kerusakan yang dialama tidak bisa dikatan sebagai kerusakan yang sepele, bahkan sampai kasus rokok elektrik tersebut bisa meledak saat sedang digunakan. Sebagaimana yang telah diataur dalam Pasal 21 Undang – Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen tentang barang dan/atau jasa yang bersifat impor seharusnya pelaku usaha sebagai pihak importir bertanggung jawab sepenuhnya terhadap barang yang sudah ia impor. Penelitian dilapangan banyak konsumen yang mengalami kasus kasus kerusakan, yang mana kerusakan tersebut bukan murni kesalahan dari konsumen rokok elektrik. Konsumen rokok elektik sudah mengikuti prosedur yang diberikan oleh Pelaku Usaha tetapi masih ada kerusakan yang dialami oleh konsumen rokok elektrik. Pada saat penulis melakukan penelitian kebanyakan para pelaku usaha masih enggan untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang dialami oleh konsumen rokok elektik, dengan demikian para konsumen rokok elektrik kebinggunggan harus meminta penyelesaiian permaslahan yang dialam oleh konsumen rokok elektrik tersebut kepada siapa, sedangkan pelaku usaha berdalih kerusakan yang konsumen rokok elektrik alama adalah human error. Sedangkan konsumen rokok elektrik sudah mengikuti prosedur yang sudah diberikan oleh pelaku usaha.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9936
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV