• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENYELESAIAN KREDIT MACET PERBANKAN DENGAN JAMINAN FIDUSIA DI BANK BRI CABANG CIK DI TIRO YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    RTB 331.pdf (5.100Mb)
    Date
    2011-01-15
    Author
    BENI DWI SAPUTRO, 09912445
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji cara penyelesaian hukum kredit macet pada perbankan dengan jaminan fidusia di Bank BRI Cabang Cik Di Tiro Yogyakarta, serta hambatan-hambatan yang terjadi dalarn penyelesaian kredit macet dengan jaminan fidusia di Bank BRI Cabang Cik Di Tiro Yogyakarta dan bagaiamana penyelesaiannya. Penelitian yang dilaksanakan ini merupakan penelitian hukum empiris, yaitu penelitian yang mengutamakan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Guna menunjang dan melengkapi data, maka dilakukan penelitian yuridis normatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder. Seluruh data kemudian dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) cara penyelesaian hukurn kredit macet dilaksanakan oleh Bank BRI Cabang Cik Di Tiro dengan berpedoman pada Surat Edaran Direksi BRI yang pada dasarnya pengurusan piutang macet dilakukan dengan dua cara, yaitu: (a) upaya penyelesaian sendiri piutang macetkredit bermasalah oleh BRI, serta (b) pengurusan Piutang Kredit Macet BRI oleh DJPLNPUPN; serta (2) dalam penyelesaian kredit rnacet dengan jaminan fidusia memang terdapat beberapa hambatan, akan tetapi pihak bank berupaya untuk melakukan penyelesaian dengan cam yang baik dan cepat. Adapun hambatanhambatan tersebut antara lain: (a) Barang jaminan sudah dipindahtangankan kepada pihak lain, sehingga pihak bank kesulitan untuk melakukan penyitaan dan menjual barang jaminan untuk melunasi hutang nasabah, (b) Penyelesaian melalui Kantor Lelang (KPKNL) membutuhkan waktu yang lama dengan prosedur yang nunit dan membutuhkan biaya yang cukup banyak, (c) Munculnya kredit macet karena adanya bencana alam yang mengakibatkan barang jaminan menjadi musnah dan debitur tidak dapat memberikan jaminan pengganti serta tidak dapat memenuhi kewajibannya membayar angsuran.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9265
    Collections
    • Master of Law [1553]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV