• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    HUBUNGAN PEMERINTAH PUSAT DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN DALAM PEMBERIAN HAK MILIK ATAS TANAH AKIBAT ERUPSI GUNUNG MERAPI

    Thumbnail
    View/Open
    TESIS_KANDI JADMIKO_10912542.pdf (4.020Mb)
    Date
    2015-11-27
    Author
    KANDI JADMIKO, 10912542
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berjudul “Hubungan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam Pemberian Hak Milik Atas Tanah Akibat Erupsi Gunung Merapi”. Penelitian ini bertujuan untuk mempertegas masalah sertifikasi hak milik atas tanah yang dibuat oleh Badan Pertanahan Nasional kabupaten Sleman sebagai pelaksana pemerintah daerah dalam proses pertanahan. Pemberian sertifikat hak atas tanah relokasi dan tempat terdampak eropsi gunung Merapi berdasarkan perjanjian yang dibuat untuk menghidari beralihnya hak atas tanah. Dalam lembaran khusus sertifikasi tersebut dinyatakan hal yang diperjanjikan. Hubungan pemerintah pusat dalam hal ini diwakili oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai pelaksanaan pendanaan proses rehabilitasi dan relokasi bencana, proses tersebut dapat terlaksana tanpa mengenyampingkan ketentuan Undang-undang Pokok Agraria Nasional? Peneltian ini menggunakan metoke penelitian hukum empiris. Data penelitian dikumpukan dengan cara wawancara terhadap kepala desa dan para pihak yang berkaitan dengan proses rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana eropsi gunung Merapi di kabupaten Sleman, dan studi dokumen kepustakaan. Setelah dilakukan penelitian, maka dalam peneliti ini menyimpulkan bahwa proses pembuatan sertifikasi pemberian hak milik atas tanah di lokasi hunian tetap dan lahan yang terkena eropsi gunung Merapi dapat terjadi musyawarah atas status hak tersebut berdasarkan kepentingan bersama dan sesuai dengan Undang-undang Pokok Agraria sebagai hukum pertanahan yang berlaku, serta hubungan sentralisasi terhadap dekonsentralisasi dapat berlangsung demi kepentingan umum
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9018
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV