• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB KEMENTERIAN AGAMA DALAM PELAKSANAAN IBADAH HAJI

    Thumbnail
    View/Open
    TESIS - Ajeng Dewi Purnama Sari,SH - 12912018-ilovepdf-compressed.pdf (1.000Mb)
    Date
    2014-12-09
    Author
    AJENG DEWI P.S, 12912018
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Undang-Undang Undang – Undang Nomor 13 tahun 2008 sebagaimana yang telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 34 tahun 2009 yang semestinya diberlakukan sebagai upaya perbaikan dalam penyelenggaraan Ibadah Haji. Terkait penyelenggaraan ibadah haji seperti diatur dalam undang-undang penyelenggaraan haji menjadi domein Kementrian agama, maka dalam penelitian ini secara khusus sebagai subyek penelitian adalah Kementrian Agama Republik Indonesia dan warga masyarakat yang sudah menjalankan ibadah haji. Diharapkan dengan menggali kedua subyek penelitian tersebut akan diperoleh disparitas antara das sein dan das sollen dari penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa idealisme penataan penyelenggaraan ibadah haji melalui sebuah regulasi yang seharusnya tercapai. Namun padatataran implementasi masih diketemukan berbagai permasalahan, yaitu : Penyelenggaraan catering, buruknya manajemen transportasi, ketersediaan peondokan haji yang tidak representatif dan minimnya ketersediaan pelayanan kesehatan bagi para jamaah haji. Oleh karenanya, demi perbaikan ke depan penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia harus diberlakukan sebuah regulasi yang tegas untuk mereduksi peran monopolistik dari pemerintah dengan pemisahan otorisasi kewenangan yang lebih jelas dan transparan kepada pihak ke tiga. Namun penyertaan pihak ke tiga dalam penyelenggaraan ibadah haji juga perlu diperkuat dengan membuat aturan dan regulasi yang jelas pada tataran kebijakannya dan diperlakukan sangsi yang tegas juga pada saat diketemukan pihak ke tiga tersebut telah merugikan jemaah haji pada saat penyelenggaraannya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8977
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV