• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGGUNAAN DISKRESI DALAM PENEGAKAN UNDANG - UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 OLEH UNIT C SATUAN PJR DIT LANTAS POLDA DIY

    Thumbnail
    View/Open
    RTP 048.pdf (4.391Mb)
    Date
    2013-08-30
    Author
    HANDIKO WIDYANTO, 11912759
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Seiring dengan kemajuan teknologi transporatasi yang sedemikian pesat yang diiringi dinamika masyarakat yang sebagian besar aktivitas sehari - hari mengpnakan sarana jalan, maka timbul problematik yang sedemikian komplek,diantaranya tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Melihat fenomena yang demikian pemerintah be~sama - sama dengan DPR rnengeluarkan Undang - Undang Nomw 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas Dan Angkutan Jalan guna mengatasi problem yang dirasakan oleh masyarakat dewasa ini . Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis penggunaan diskresi d~lamp enegakan Undang-Undang Nomop 22 Tahun 2009 Oleh Unit C Satuan PJR aitlantas Polda DFY mengidentifikasi dan menganalisis hambatan penggunaan diskresi dalam penkgakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Oleh Unit C Satuan PJR Ditlantas Polea DIY. Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah yuridis nomatif yang didukung oleh data empifis. Penelitian ini dilakukan dengan pembatasan lokasi penelitianj yaitu di Kantor Unit P3R G yang berkedudukan di 31 Wonosari Krn 18 Patuk Gunung Kidul. Data-data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dapat digunakan meliputi wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan, bahwa (1) Penggunaan diskresi dalam penegakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Oleh Unit C Satuan PJR Ditlantas Polda DIY adalah menjembatani Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan petugas kepolisian. Hal ini berkaitan adanya beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 yang belum dapat diterapkan dengan semestinya karena disebabkan beberapa kendala, diantaranya Pasal 107 (2) tentang penyalaan lampu kendaraan di siang hari dan Pasal 112 (3) tentang belokanl simpangan, (2) Hambatan dalam penggunaan diskresi dalam penegakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Oleh Unit C Satuan PJR Ditlantas Polda DIY diantaranya kesiapan SDM aparat kepolisan dalam menggunakan kewenangannya untuk merespon suatu tindak pelanggaran lalu lintas Qan adanya stigma negatif masyarakat terhadap penggunaan diskresi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8822
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV