• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    HANTU PKI DAN UJUNG REKONSILIASI (Analisis Framing Pemberitaan PKI Era Presiden Abdurrahman Wahid dan Joko Widodo pada Majalah Tempo dan Gatra)

    Thumbnail
    View/Open
    HANTU PKI DAN UJUNG REKONSILIASI- MEIGITARIA SANITA - 14321109.pdf (1.077Mb)
    NASKAH PUBLIKASI - HANTU PKI DAN UJUNG REKONSILASI.pdf (265.7Kb)
    Date
    2018-05-25
    Author
    Meigitaria Sanita, 14321109
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pemberitaan isu kebangkitan PKI dan upaya rekonsiliasi selalu muncul setiap tahun dimedia massa. Pro dan kontra selalu timbul sebagai reaksi publik mengingat propaganda Orde Baru mengenai PKI adalah musuh Negara dan partai terlarang. Tulisan ini menjelaskan bagaimana konstruksi dan framing media Tempo dan Gatra dalam menanggapi isu kebangkitan PKI dan rekonsiliasi pada keluarga mantan PKI dan korban dari ketidakadilan secara HAM dan Hukum. Pemilihan objek berita difokuskan berdasarkan masa kepemimpinan presiden tertentu. Dalam hal ini era presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Joko Widodo (Jokowi). Pertimbangan pemilihan karena fenomena yang terjadi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gus Dur memiliki usulan kebijakan bersebrangan dalam memandang sejarah PKI terkait ketetapan MPRS no 25 tahun 1966 dengan alasan keadilan dan hak asasi manusia dan rekonsiliasi, sedangkan pada era Jokowi munculnya upaya rekonsiliasi forum 65 melalui diskusi pelurusan sejarah hingga muncul reaksi dari pihak TNI AD yang menayangkan ulang film Pengkhianatan G30S/PKI. Sedangkan pemilihan media berdasarkan kedekatan sejarah diantara kedua media. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing Enmant untuk mengetahui tawaran solusi dan sikap media dalam menanggapi isu PKI. Dalam tulisan ini Tempo cenderung berpihak kepada korban PKI dan mendukung upaya rekonsiliasi serta menganggap bahwa PKI sengaja dihantukan Orde Baru. Sedangkan Gatra cenderung berimbang dan memandang sejarah PKI menjadi traumatik sejarah pada masyarakat, sehingga sikap Gatra adalah rekonsiliasi dilakukan secara alami
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8009
    Collections
    • Communication [1430]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV