• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    SEMIOTIKA BATAS (Analisis Terhadap Makna Batas dalam Film BATAS 2011 Karya Rudi Soedjarwo)

    Thumbnail
    View/Open
    14321024 - INDRA RAMANDA.pdf (1.451Mb)
    NASKAH PUBLIKASI - INDRA RAMANDA 14321024.pdf (722.8Kb)
    Date
    2018-04-25
    Author
    Indra ramanda, 14321024
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan makna batas yang terdapat dalam film BATAS (2011) Karya Rudi Soedjarwo. Film BATAS mencoba mengangkat isu dan keadaan sosial masyarakat Dayak Gun yang berada di daerah perdalaman desa Gun Tembawang di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Perbatasan sebuah negara seharusnya menjadi wajah terdepan dari negara tersebut. Namun, permasalahan yang terjadi di perbatasan menjadi kompleks. Keadaaan sosial masyarakat perbatasan yang masih tertinggal dan jauh dari pembangunan infrastruktur, membuat masyarakat suku Dayak yang tinggal di perdalaman hutan daerah perbatasan mengalami keterbasaan dalam berbagai permasalahan. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis dengan pendekatan kualitatif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis semiotika model Roland Barthes yang menjabarkan makna tanda menjadi tiga: Denotasi, Konotasi, dan Mitos. Penelitian ini menggunakan empat konsep teori, yaitu Representasi media, Film sebagai media massa penyampai pesan, Konsep batas, dan Karakter pada film. Terdapat 12 objek gambar yang dianalisis pada penelitian ini. Hasil peneltiian ini menunjukan bahwa Makna tentang batas dalam film BATAS (2011) menunjukan Konstruksi tanda dan bahasa menjadi salah satu proses pemaknaan untuk menunjukan permasalahan yang terjadi di perbatasan. Bagaimana makna batas terwakili oleh karakter tokoh dalam film ini. Beberapa permasalahan utama diperbatasan yang membuat masyarakat perbatasan tidak mendapatkan perhatian khusus dari pihak-pihak tertentu seperti infrastruktur dan fasilitas yang tidak memadai serta permasalahan tindakan kejahatan antar negara yang memanfaatkan perbatasan sebagai gerbang utama berdampak pada kehidupan masyarakat di perbatasan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/7929
    Collections
    • Communication [1422]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV