• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KEDUDUKAN HUKUM CERIA MART/TOKO CERIA SEBAGAI PENERIMA WARALABA (FRANCHISEE)

    Thumbnail
    View/Open
    SKRIPSI_RICKY FERNANDO_12410464.pdf (968.4Kb)
    Date
    2018-04-09
    Author
    Ricky Fernando, 12410464
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berjudul “Kedudukan Hukum Ceriamart/Toko Ceria sebagai penerima waralaba (franchisee) Waralaba”. Penelitian ini berangkat dari maraknya waralaba ritel yang ada di Kota Yogyakarta, di antaranya Alfamart, Indomaret, Circle K, Ceria Mart/Toko Ceria dan sebagainya. Pengaturan serta pembatasan waralaba telah diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 tentang Waralaba, Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2005 tentang Izin Gangguan (HO), Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor: 53/ M-DAG/PER/8/2012 tentang Penyelenggaraan Waralaba, serta Peraturan Walikota Nomor 79 Tahun 2010 tentang Pembatasan Usaha Waralaba Minimarket di Kota Yogyakarta. Kehadiran Ceria Mart/Toko Ceria tersebut menjadi hal yang baru daripada kehadiran Alfamart, Indomaret dan Circle K yang lebih dulu hadir dan beroperasi di Kota Yogyakarta, Maka menarik untuk dikaji dengan perumusan masalah: bagaimanakah kedudukan hukum waralaba Ceria Mart/Toko Ceria dalam perspektif waralaba? Penelitian ini bersifat yuridis empiris, yaitu penelitian yang dilakukan baik studi kepustakaan maupun studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara bersama Ibu Yustinan Nining, W, S.H, sebagai Kepala Seksi Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta; dan Ibu Janti Karyawan Ceria Mart/Toko Ceria Jalan Taman Siswa, dan dengan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, bahwa waralaba Ceria Mart untuk seluruh Kota Yogyakarta belum melakukan permohonan pendaftaran prospektus dan permohonan perjanjian tersebut, sehingga tidak memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba kepada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta. Meskipun tidak memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) tetap saja beroperasi sebagaimana layaknya waralaba ritel/eceran lain yang memiliki STPW tersebut. Namun pada praktiknya waralaba Ceria Mart tersebut hanya dikenakan sanksi berupa peringatan tertulis dan tidak dikenakan denda.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/7132
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV