• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    TANGGUNG JAWAB BANK TERHADAP NASABAH YANG MENJADI KORBAN KEJAHATAN INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DALAM LAYANAN APLIKASI MANDIRI ONLINE (Studi Kasus di PT Bank Mandiri Kantor Cabang Area Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    DICKY MALIK IBRAHIM 14410243 SKRIPSI BANK MANDIRI PRINT BISM.pdf (3.172Mb)
    Date
    2018-04-09
    Author
    DICKY MALIK IBRAHIM, 14410243
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji bentuk tanggung jawab bank terhadap nasabah yang menjadi korban kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik dalam layanan mandiri online dan mekanisme penyelesaian sengketa oleh bank terhadap nasabah yang menjadi korban kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik dalam layanan mandiri online. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum empiris. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Analisis data dilakukan secara desktiptif kualitatif yaitu data yang diperoleh disajikan secara deskriptif dan dianalisis secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Bentuk tanggung jawab terhadap nasabah yang menjadi korban kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik dalam layanan mandiri online yakni terdapat dua bentuk tanggung jawab bank yakni pertama tanggung jawab secara perdata, yakni berupa ganti rugi secara keseluruhan kerugian nasabah, jika hal tersebut berdasarkan hasil investigasi oleh tim IT adalah murni kesalahan dari sistem atau jaringan bank. Adapun apabila hasil dari investigasi menyatakan bahwa tidak ada kesalahan dari sistem atau jaringan bank, maka pihak bank lepas dari tanggung jawab ganti rugi terhadap nasabah, karena itu adalah kesalahan dari nasabahnya sendiri (human error). Kedua tanggung jawab secara administrasi, bank harus mempertanggungjawabkan kepada OJK atas ketidaktaatannya kepada prinisp kehati-hatian, yakni dengan diberikannya sanksi teguran atau denda dari OJK. (2) Mekanisme penyelesaian sengketa oleh bank terhadap nasabah yang menjadi korban kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik dalam layanan mandiri online yakni menggunakan prosedur penyelesaian secara internal terlebih dahulu atau disebut Internal Dispute Resolution (IDR) dengan menggunakan cara negosiasi dan mediasi oleh pihak bank kepada nasabah.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/6779
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV