Show simple item record

dc.contributor.authorZubairi, Muh Zahid Qutub
dc.date.accessioned2026-09-09T04:51:27Z
dc.date.available2026-09-09T04:51:27Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66907
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab notaris terhadap pencantuman klausula baku yang bertentangan dengan prinsip syariah dalam akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) serta menganalisis kedudukan hukum sertifikat pendidik sebagai jaminan dalam pembiayaan MMQ. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa notaris bertanggung jawab memastikan akta yang dibuat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, prinsip kehati-hatian, dan prinsip syariah. Klausula baku yang bertentangan dengan prinsip syariah berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan hak dan kewajiban para pihak serta berimplikasi pada tanggung jawab administratif, perdata, maupun etik bagi notaris. Selain itu, sertifikat pendidik tidak memenuhi kualifikasi sebagai objek jaminan kebendaan menurut hukum positif Indonesia sehingga penggunaannya sebagai jaminan dalam pembiayaan MMQ tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Notaris harus cermat dalam menyusun akta pembiayaan syariah agar tercipta kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hukum bagi para pihak.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAkad Musyarakah Mutanaqisah, Tanggung Jawab Notaris, Jaminan Sertifikat Pendidiken_US
dc.titleTanggung Jawab Notaris dalam Pencantuman Klausula Baku dalam Akad Musyarakah Mutanaqisah yang Bertentangan dengan Prinsip Syariahen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23921099


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record