Show simple item record

dc.contributor.authorSaraswati, Hoshi Rahma
dc.date.accessioned2026-09-01T05:16:27Z
dc.date.available2026-09-01T05:16:27Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66576
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi hukum terhadap pembuktian pidana asal dalam tindak pidana pencucian uang yang berimplikasi pada efektivitas penegakan hukum dan mengkaji asas praduga tak bersalah jika dikonstruksikan dalam penerapan pembuktian terbalik terhadap pidana asal pada tindak pidana pencucian uang tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan perlindungan hak tersangka. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, Tindak Pidana Pencucian Uang dalam konstruksi hukum pidana pada dasarnya bukan lagi mengenai persoalan yang lebih benar antara dependent crime atau independent crime, melainkan konstruksi yang memperlakukan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai tindak pidana yang prosedurnya mandiri namun substansinya tetap terikat yang memungkinkan fleksibilitas penegakan hukum tanpa mengorbankan due process. Kedua, pembuktian terbalik dalam pidana asal pada Tindak Pidana Pencucian Uang bukan mengenai penghapusan asas praduga tak bersalah melainkan rekonstruksi terbatas atas beban pembuktian dalam konteks kejahatan ekonomi dan konstruksi tersebut sah sepanjang diterapkan secara proporsional juga tetap menjamin perlindungan hak terssangka.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAsas Praduga Tak Bersalah, Pembuktian Terbalik, Pidana Asal, Tindak Pidana Pencucian Uangen_US
dc.titleKonstruksi Hukum Asas Praduga Tak Bersalah dalam Pembuktian Terbalik pada Pidana Asal dalam Tindak Pidana Pencucian Uangen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23912014


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record