• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Disiplin Tubuh dan Konsumsi Kosmetik dalam Praktik Rias Perempuan

    Thumbnail
    View/Open
    22321236.pdf (1.290Mb)
    Date
    2026
    Author
    Mukti, Syaira Syahda
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berangkat dari perubahan praktik rias wajah perempuan yang semula bersifat seremonial menjadi bagian dari rutinitas harian. Dalam perkembangan tersebut, konsumsi kosmetik tidak lagi sekadar berfungsi estetis, melainkan menjadi bagian dari mekanisme yang membentuk dan mengatur tubuh perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik konsumsi kosmetik bekerja sebagai bentuk pendisiplinan tubuh serta bagaimana tubuh perempuan berfungsi sebagai media representasi nilai-nilai industri kecantikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analisis Wacana Michel Foucault. Data diperoleh melalui wawancara terhadap perempuan di Yogyakarta yang aktif menggunakan kosmetik dalam kesehariannya, seperti model, penyanyi, content creator, dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik konsumsi kosmetik berlangsung sebagai mekanisme disiplin tubuh melalui rutinitas rias harian, internalisasi standar kecantikan, serta penyesuaian diri perempuan terhadap tuntutan sosial dan profesional. Kosmetik tidak hanya digunakan sebagai alat mempercantik, tetapi juga sebagai instrumen yang mengatur cara tubuh perempuan ditampilkan dan dinilai. Selain itu, tubuh perempuan tidak hanya menjadi objek disiplin, tetapi juga berfungsi sebagai media tempat norma, nilai, dan standar kecantikan diaktualisasikan melalui praktik rias sehari-hari. Melalui tubuh, pesan-pesan kecantikan yang diproduksi industri tidak berhenti pada media atau iklan, melainkan terus beredar dalam kehidupan sosial melalui penampilan tubuh itu sendiri. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa praktik rias dan konsumsi kosmetik merupakan bagian dari mekanisme kekuasaan yang bekerja secara halus melalui tubuh. Dalam proses tersebut, tubuh perempuan berfungsi sebagai media yang memungkinkan berlangsungnya pendisiplinan sekaligus reproduksi nilai-nilai industri kecantikan dalam kehidupan sehari-hari.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66095
    Collections
    • Communication [1517]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV