• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Management
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Management
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Tata Kelola Organisasi dan Strategi Penguatan untuk Keberlanjutan UMKM: Studi Kasus Geothermal Coffee Process Mitra Binaan PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang

    Thumbnail
    View/Open
    22311226.pdf (810.6Kb)
    Date
    2026
    Author
    Aldisar, Muhammad Fawaz
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola organisasi dan pengelolaan usaha pada Geothermal Coffee Process (GCP), mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi penguatan tata kelola guna mendukung keberlanjutan usaha. GCP merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) binaan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang yang memanfaatkan energi panas bumi sebagai sumber energi alternatif dalam proses pengeringan kopi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pihak CSR PGE Area Kamojang dan pengelola GCP. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCP telah memiliki sistem pengelolaan usaha yang mampu mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha melalui dukungan fasilitas, pelatihan, pendampingan, dan promosi dari PGE Area Kamojang. Namun, tata kelola organisasi masih menghadapi berbagai kendala, antara lain struktur organisasi yang bersifat informal, keterbatasan sumber daya manusia dalam aspek manajerial, ketergantungan pada individu tertentu, belum tersusunnya perencanaan produksi yang terstruktur, sistem administrasi dan keuangan yang belum optimal, keterbatasan pemasaran, serta belum adanya badan hukum yang jelas. Untuk mendukung keberlanjutan usaha, diperlukan strategi penguatan tata kelola melalui pembentukan badan hukum, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan sistem administrasi dan keuangan, penyusunan rencana produksi yang lebih terstruktur, serta penguatan pemasaran dan pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberlanjutan GCP tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk dan teknologi yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam menerapkan tata kelola usaha yang efektif, profesional, dan berkelanjutan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66070
    Collections
    • Management [5688]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV