| dc.description.abstract | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemilihan presiden Joko Widodo terhadap harga saham perusahaan BUMN pada saat pemilihan, sebelum dan sesudah pemilihan sebagai Presiden Republik Indonesia Ke-7 dengan menggunakan metode Studi Peristiwa (Event Study) yang dilihat dari abnormal return. Populasi dalam penelitian ini adalah saham-saham go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang tergolong dalam saham non sektor, berjumlah 58 perusahaan. Sampel penelitian ini berjumlah 20 perusahaaan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Peristiwa pemilihan Jokowi pada tanggal 22 Juli 2014 dengan mengambil 100 hari periode estimasi (estimation period), pada periode peristiwa (event period) sebanyak 30 hari sebelum peristiwa dan 30 hari sesudah peristiwa. Hasil penelitian pada hipotesis pertama menunjukkan sig (0.017) < 0.05 yang berarti P Value < 0.05 sehingga pada saat hari pemilihan Jokowi sebagai Presiden RI Ke-7 terdapat abnormal return yang signifikan dan positif. Namun pada pengujian hipotesis kedua tingkat sig (0.148) > 0.05 yang berarti P Value > 0.05, sehingga tidak terdapat perbedaan abnormal return yang signifikan pada harga saham perusahaan BUMN di BEI sebelum dan sesudah pemilihan Jokowi sebagai Presiden RI ke-7. | en_US |