Faktor-Faktor Penentu Inovasi Terbuka pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kuliner: Model Terintegrasi TOE–TAM dengan Adopsi Teknologi sebagai Mekanisme Perantara
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor teknologi, faktor
organisasi, dan faktor lingkungan terhadap open innovation melalui technology
adoption pada UKM kuliner di Kabupaten Sleman. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh pentingnya transformasi digital dan inovasi terbuka bagi UKM di tengah
persaingan usaha yang semakin dinamis, serta masih terbatasnya penelitian yang
mengintegrasikan Technology Acceptance Model (TAM) dan Technology-
Organization-Environment (TOE) dalam satu model penelitian. Pendekatan yang
digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data primer
dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 178 pemilik atau pengelola
UKM kuliner di Kabupaten Sleman yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares-Structural
Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor teknologi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap open innovation. Sebaliknya, faktor lingkungan berpengaruh
signifikan terhadap open innovation dengan arah hubungan negatif. Sementara itu,
faktor organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap open innovation. Penelitian
ini juga menemukan bahwa faktor teknologi, faktor organisasi, dan faktor
lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap technology adoption. Selain itu,
technology adoption tidak berpengaruh signifikan terhadap open innovation dan
tidak mampu memediasi pengaruh faktor teknologi, faktor organisasi, maupun
faktor lingkungan terhadap open innovation. Temuan ini menunjukkan bahwa
persepsi positif terhadap teknologi merupakan pendorong utama inovasi terbuka,
sedangkan tekanan lingkungan yang tinggi justru dapat menghambat keterbukaan
inovasi pada UKM kuliner di Sleman.
Collections
- Management [5688]
