Pola Pengawasan dan Pembinaan Terhadap Notaris Oleh Majelis Pengawas Notaris di Kabupaten Bengkalis
Abstract
Kabupaten Bengkalis mencakup daratan Sumatra dan wilayah kepulauan yang
salah satu pulau besarnya ialah pulau Rupat dan pulau Bengkalis. Pengawasan dan
pembinaan notaris di Kabupaten Bengkalis terdapat tantangan tersendiri. Lainnya
juga dengan karakteristik sebagai wilayah kepulauan yang ekonomi yang cukup
dinamis, terutama dari sektor perkebunan kelapa sawit, perdagangan, dan jasa. Hal
tersebut membuat tingginya volume transaksi legal di daerah ini berbanding lurus
dengan potensi terjadinya pelanggaran atau malpraktik oleh Notaris, baik yang
dilakukan karena ketidaktahuan maupun karena kelalaian. Penelitian menggunakan
tipe normatif. Pendekatan penelitian yaitu pendekatan perundang-undangan,
komparisi, dan kasus. Teknik pengumpulan data ialah wawancara dan studi
dokumen dan pustaka. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Analisis pola pengawasan dan
pembinaan Notaris menunjukkan bahwa, pengawasan dan pembinaan bukanlah
sekadar pelaksanaan perintah regulasi secara kaku. Ia adalah seni menegakkan
hukum yang kontekstual, yang memerlukan kearifan untuk memahami keterbatasan
lapangan sekaligus ketegasan untuk menjaga integritas jabatan. Pola yang
dijalankan MPN di Kabupaten Bengkalis, meski menghadapi tantangan besar, pada
dasarnya telah berusaha menjaga roh dari UUJN. Faktor-faktor yang
mempengaruhi ialah geografis kepulauan, keterbatasan sumber daya, faktor sosio-
legal, dan faktor fragmentasi koordinasi.
Collections
- Master of Public Notary [174]
