| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran implementasi
penggunaan media sosial dan interaksi penjualan digital dalam meningkatkan
pembelian klien pada PT. Tourezia Cakra Inspira. Pendekatan kualitatif digunakan
melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif selama lima bulan
terhadap lima narasumber, dengan analisis tematik dan triangulasi data untuk
memastikan validitas temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan
media sosial melalui konten terstruktur di platform Instagram, TikTok, dan
WhatsApp dapat meningkatkan ketertarikan calon klien. Sementara itu, interaksi
penjualan digital melalui WhatsApp yang bersifat responsif, personal, dan empatik,
mencakup follow-up intensif, pengiriman dokumen penawaran, dan pendekatan soft
selling, mampu mendorong kepercayaan dan keputusan pembelian. Kedua strategi
tersebut saling melengkapi dalam ekosistem penjualan digital Tourezia, di mana
konten media sosial berperan membangun ketertarikan awal dan ikatan emosional,
sementara interaksi penjualan digital melalui WhatsApp berperan krusial dalam
tahap capturing market dengan mempersingkat siklus penjualan dan mengonversi
leads menjadi klien aktif. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan
mempertimbangkan variabel lain seperti integrasi CRM dan efektivitas multi-
platform, serta pendekatan mixed-methods dengan melibatkan perspektif klien
eksternal guna menghasilkan temuan yang lebih komprehensif. Hal ini menegaskan
pentingnya menggabungkan penggunaan media sosial yang strategis dan interaksi
penjualan digital yang berkualitas sebagai strategi dalam menghadapi perubahan
dunia bisnis di era digital. | en_US |